LIGA Muslim Dunia memberikan pernyataan atas nama para ulama di bawah payung Dewan Tertinggi Liga, Dewan Yurisprudensi Islam, dan Dewan Tertinggi Masjid Dunia mendukung langkah-langkah yang diambil Arab Saudi terkait pelaksanaan haji tahun 1441 Hijriah/2020 Masehi.
Mereka menyatakan gelaran haji tahun ini dilaksanakan dengan jumlah jamaah sangat terbatas adalah tindakan bijaksana. Pasalnya, pencegahan yang diambil oleh Pemerintah Saudi untuk memberikan keselamatan jiwa-raga jamaah haji tahun ini.
Baca juga: Arab Saudi Putuskan Tetap Adakan Haji 2020 dengan Jamaah Terbatas
Baca juga: Haji 2020 Bisa Diikuti Ekspatriat yang Bermukim di Arab Saudi
"Keadaan darurat pandemi coronavirus (covid-19) merupakan kasus luar biasa yang harus ditangani dengan sangat hati-hati sesuai syariat, dan pertimbangan untuk menjaga keamanan para jamaah," ungkap Sekretaris Jenderal Liga dan Ketua Asosiasi Cendekiawan Muslim Syekh Dr Muhammad bin Abdul Karim Al Issa dalam pernyataan resminya, dikutip dari Saudigazette, Selasa (23/6/2020).
Adanya keterangan resmi itu langsung dilanjutkan pihak Liga Muslim Dunia dengan segera menghubungi sejumlah mufti senior dan cendekiawan dunia Islam.
Para cendekiawan negara-negara tersebut memahami perlunya kebijaksanaan sebagai tindakan pencegahan yang diperlukan, mengingat pandemi covid-19 masih sangat mengancam banyak orang, termasuk jamaah haji.