"Sebagai seorang Muslim, Ms Massri harus menutupi rambutnya dengan jilbab," demikian isi petisi itu seperti dilansir dari independent, Kamis (25/6/2020).
“Dia berulang kali membuat petugas mengetahui fakta ini, namun mereka masih melepas jilbabnya di depan petugas polisi pria, sama sekali tidak menghargai cara hidupnya. Mereka juga mengambil mugshot-nya (foto) dengan jilbabnya dan menyebarkannya ke media. Tak ada kasih sayang mereka miliki untuknya.”
Petisi tersebut menjelaskan bahwa Massri adalah tenaga medis yang sedang berusaha membantu seseorang yang terluka akibat terbentur kendaraan polisi. Tapi, polisi sempat menghalangi Massri untuk memberi bantuan.
"Setelah berulang kali meminta petugas untuk tidak menyentuhnya dengan sopan, Ms Massri akhirnya berusaha untuk pergi," kata petisi tersebut.
Baca juga: Mengapa Islamophobia Juga Terjadi di Negara Mayoritas Muslim?