"Takwa itu maknanya luas sekali, ini bisa juga dimaknai dengan pembebasan, kemerdekaan," katanya.
Ustadz Najmi menambahkan, tantangan ke depan saat ini ialah bagaimana merdeka dari perbuatan-perbuatan zalim, seperti tindak pidana korupsi, penjajahan, pembodohan, perbudakan, dan lainnya. Terlebih harus pula diisi dengan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan.
Terutama, menjauhi sifat-sifat jahiliyah yang membuat bangsa tertindas dan penuh kezaliman. Oleh karenanya, kata dia, saat ini sudah waktunya memperbanyak takwa kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala demi meraih kemerdakaan yang hakiki.
"Menuju kemerdekaan yang hakiki, yakni jadi pribadi yang betul-betul bertakwa di hadapan Allah Subhanahu wa Ta'ala, bermanfaat sebanyak mungkin," tuturnya.
(Rizka Diputra)