WAKIL Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani) Ustadz Ainul Yaqin mengatakan, ketika seorang muslim melakukan suatu kesalahan atau dosa, maka harus segera bertobat dan jagan menundanya.
“Ada beberapa keutamaan di dalamnya, yaitu ketika kita bertobat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala,” katanya saat dihubungi Okezone, Jumat (28/8/2020).
Pertama, dicintai Allah. Orang yang bertobat dengan taubatan nasuha, menyucikan diri dari dosa-dosanya sepanjang waktu akan merebut perhatian Allah.
“Sehingga dirinya akhirnya layak untuk mendapatkan ridha Allah Subhanu wa Ta’ala, kalau ridha Allah sudah ada ya apalagi yang dia cari, semuanya pasti selamat dan berkah tujuanya,” terangnya.
Allah Ta'ala berfirman:
إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ
Artinya: “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri,” (QS. Al Baqarah: 222).
Baca juga: Hikmah Menjaga Amanah, Disegani Manusia dan Terhindar dari Munafik
Kedua, tobat dapat membuka jalan rezeki yang baru, bahkan datangnya yang tak terduga. Dimudahkan dari segala urusan dunia, kesulitan dan kesusahan hidup.
Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam bersabda:
مَنْ لَزِمَ الاسْتِغْفَارَ جَعَلَ اللهُ لَهُ مِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجاً ، وَمِنْ كُلِّ ضِيقٍ مَخْرَجاً ، وَرَزَقهُ مِنْ حَيثُ لاَ يَحْتَسِبُ
Artinya: “Barangsiapa yang senatiasa beristighfar, Allah jadikan untuknya kelonggaran dari segala keresahan; jalan keluar dari segala kesempitan, dan Allâh beri dia rezeki dari arah yang tidak ia sangka-sangka” (HR. Ibnu Majah).
“Ketiga, bertobat adalah jalan menuju jaminan surga bagi At-tawwabin (orang-orang yang bertobat), dengan memohon ampunan atas dosa-dosanya, maka tidak lain balasanya ketika taubat itu diterima adalah surga Allah,” ujarnya.