Puasa yang Sia-sia, Hati- Hati Ini Penyebabnya

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis
Kamis 15 April 2021 18:00 WIB
Puasa bulan Ramadhan. (Foto: Freepik)
Share :

JAKARTA - Puasa yang sia-sia. Istilah ini sering terdengar namun apa maksudnya dan orang yang bagaimana masuk dalam kelompok ini.

Puasa adalah sarana melatih diri untuk mengendalikan hawa nafsu dan bukan hanya menahan makan dan minum saja.

Nah menahan hawa nafsu ini terbilang berat karena harus menjaga ucapan, perkataan, tindakan yang berakibat merugikan orang lain.

Baca Juga: Waspadai Setan Khinzib, Tugasnya Bikin Orang Sholat Gagal Fokus

Lantas bagaimana dengan istilah puasa yang sia-sia, Ustaz Sofyan Ruray menjelaskan, puasa yang tidak dapat mencegah seseorang dari perbuatan atau ucapan yang haram adalah puasa yang sia-sia, tidak akan mengantarkannya kepada takwa, dan ia tidak bisa menggapai rahmat dan ampunan Allah Ta' ala.

Rasulullah SAW bersabda: 

مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ وَالْجَهْل فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ فِي أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ

"Barangsiapa yang tidak meninggalkan ucapan yang haram, perbuatan yang haram dan kejahilan maka Allah tidak butuh ia meninggalkan makan dan minumnya." [HR. Al-Bukhari dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu]

Baca Juga: Jadwal Sholat Hari Ini, Kamis (15/4/2021)

Rasulullah SAW juga bersabda: 

رُبَّ صَائِمٍ حَظُّهُ مِنْ صِيَامِهِ الْجُوعُ وَالْعَطَشُ ، وَرُبَّ قَائِمٍ حَظُّهُ مِنْ قِيَامِهِ السَّهَرُ

"Bisa jadi orang yang berpuasa hanya mendapatkan lapar dan haus dari puasanya, dan bisa jadi orang yang sholat malam hanya mendapatkan begadang malam dari sholat malamnya." [HR. Ath-Thobarani dalam Al-Kabir, Shahihut Targhib: 1084]

Al-Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata: 

والصائم هو الذي صامت جوارحه عن الآثام ولسانه عن الكذب والفحش وقول الزور وبطنه عن الطعام والشراب وفرجه عن الرفث

"Orang yang berpuasa adalah yang anggota tubuhnya berpuasa dari dosa-dosa, lisannya berpuasa dari ucapan dusta, perkataan keji dan persaksian palsu, perutnya berpuasa dari makan dan minum, dan kemaluannya berpuasa dari jima'." [Al-Wabilus Shayyib: 43]

Al-Hafizh Ibnu Rajab rahimahullah berkata: 

احذروا المعاصي فإنها تحرم المغفرة في مواسم الرحمة

"Jauhilah kemaksiatan, karena ia menghalangi ampunan di musim-musim rahmat." [Lathooiful Ma'aarif: 295]

(Vitrianda Hilba Siregar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya