Gerhana Matahari Cincin Tidak Tampak di Indonesia, Wajibkah Sholat Gerhana?

Hantoro, Jurnalis
Kamis 10 Juni 2021 12:26 WIB
Ilustrasi gerhana matahari cincin. (Foto: Science Alert)
Share :

Namun apabila di suatu daerah tidak tampak gerhana, maka tidak ada keharusan melaksanakan sholat gerhana. Sebab, sholat gerhana ini diharuskan bagi siapa saja yang melihatnya secara langsung sebagaimana disebutkan dalam hadis tersebut.

Adapun waktu pelaksanaan Sholat Gerhana dimulai ketika gerhana muncul sampai gerhana tersebut hilang. Hal ini berdasarkan riwayat dari Al Mughiroh bin Syu’bah, Rasulullah Shallallahu ’alaihi wassallam bersabda:

إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ ، لاَ يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلاَ لِحَيَاتِهِ ، فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُمَا فَادْعُوا اللَّهَ وَصَلُّوا حَتَّى يَنْجَلِىَ

Artinya: "Matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Kedua gerhana tersebut tidak terjadi karena kematian atau lahirnya seseorang. Jika kalian melihat keduanya, berdoalah kepada Allah, lalu sholatlah hingga gerhana tersebut hilang (berakhir)." (HR Bukhari Nomor 1060 dan Muslim Nomor 904)

Baca juga: Gerhana Matahari Cincin, Ini 5 Amalan yang Dianjurkan ketika Terjadi Gerhana 

Sholat gerhana juga boleh dilakukan pada waktu terlarang untuk sholat. Jadi jika gerhana muncul setelah Sholat Ashar, padahal waktu tersebut adalah waktu terlarang untuk sholat, maka Sholat Gerhana tetap boleh dilaksanakan.

Dalilnya adalah:

فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُمَا فَافْزَعُوا إِلَى الصَّلاَةِ

Artinya: "Jika kalian melihat kedua gerhana matahari dan bulan, bersegeralah menunaikan sholat." (HR Bukhari Nomor 1047).

Dalam hadis tersebut tidak dibatasi waktunya. Kapan saja melihat gerhana, termasuk waktu terlarang untuk sholat, maka Sholat Gerhana tetap dilaksanakan.

Wallahu a'lam bishawab.

(Hantoro)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya