12 Nama Bulan Hijriah Lengkap dengan Makna dan Keutamaannya

Novie Fauziah, Jurnalis
Kamis 03 Februari 2022 07:14 WIB
Ilustrasi nama-nama bulan tahun Hijriah. (Foto: Shutterstock)
Share :

7. Rajab ( ﺭﺠﺏ )

Rajab diartikan bulan yang mulia. Dikenali sebagai Rajab al Fard. Fard berarti kesendirian, ini karena tiga bulan suci yang lain berada jauh dan berurutan dibandingkan bulan Rajab yang berada di tengah.

Rajab merupakan empat dari bulan yang diharamkan dalam Islam. Bulan Rajab dianggap sebagai bulan persiapan menjelang bulan Ramadhan.

Baca juga: Alasan Muhammadiyah Bolehkan Dorce Gamalama Dimakamkan Layaknya Perempuan, Ini Penjelasannya 

8. Sya'ban ( ﺷﻌﺒﺍﻦ)

Bulan ini berarti berkelompok. Dulunya kelompok masyarakat sering berkelompok untuk mencari nafkah. Pada bulan ini juga dianjurkan lebih memperbanyak amal salih, karena mendekati bulan puasa.

Berdasarkan riwayat dari Aisyah Radhiyallahu anha: "Saya tidak melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wassallam menyempurnakan puasa satu bulan penuh selain dalam bulan Ramadhan, dan saya tidak melihat beliau dalam bulan-bulan yang lain berpuasa lebih banyak daripada bulan Sya'ban." (HR Bukhari dan Muslim)

Di akhir bulan ini, umat Islam akan sangat sibuk untuk menyiapkan ibadah puasa mereka dengan memperbanyak aktivitas ibadah sunnah dan perhitungan awal puasa.

9. Ramadhan ( ﺭﻣﻀﺍﻦ )

Diambil dari kata 'ramda' yang bermaksud 'batu panas'. Menceritakan ketika nama bulan tersebut diberikan, ketika keadaan amat panas. Pada bulan ini umat Islam jika tidak ada halangan diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa selama satu bulan lamanya.

Ramadhan jadi salah satu bulan yang diagungkan. Di mana umat Islam diberikan kesempatan untuk memperbanyak ibadah. Pahala yang didapatkan pun sangat berlipat ganda, dan semua keimanan setiap umat akan makin diuji.

"Jika kalian melihat bulan (hilal Ramadhan) maka berpuasalah, dan berbukalah (berhari raya), karena melihat bulan (hilal Syawal)." (Muttafaq ‘alaih)

"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang- orang sebelum kamu agar kamu bertakwa." (QS Al Baqarah: 183)

10. Syawal ( ﺍﻝﻮﺷ)

Syawal berarti 'kebahagiaan'. Ini merupakan bulan peningkatan, setelah umat Islam selama sebulan penuh berpuasa. Sebagai tanda kemenangan, umat Islam merayakannya di hari raya Idul Fitri.

Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bersabda: "Barangsiapa puasa dalam bulan Ramadhan, kemudian ia puasa pula enam hari dalam bulan Syawal, adalah seperti puasa sepanjang masa." (HR Muslim)

11. Dzulqa'dah ( ﺫﻭ ﺍﻟﻘﻌﺪﺓ )

Diambil daripada perkataan qa'ada berarti untuk duduk, waktu istirahat bagi kaum lelaki Arab. Umat Islam mulai menghentikan aktivitas perniagaan mereka untuk duduk dan bersiap menunaikan ibadah haji. Inilah bulan suci ketiga yang diharamkan dalam Islam.

Pada bulan ini umat Islam juga dianjurkan untuk berpuasa sunnah, Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bersabda: "Puasalah pada bulan-bulan haram (mulia)." (HR Abu Dawud, Ibnu Majah, Ahmad)

Baca juga: Abu Nawas Menang Sayembara Bikin Raja Tertidur, padahal Cuma Modal Cerita Amburadul 

12. Dzulhijjah ( ﺫﻭ ﺍﻟﺤﺠﺓ )

Terakhir adalah Dzulhijjah adalah bulan suci dalam setahun dan ibadah haji dilaksanakan. Bulan ini mengambil kata 'haji', atau disebut juga sebagai bulan haji karena umat. Kemudian di tanggal yang sudah ditentukan dirayakan Idul Adha.

Hari raya Idul Adha diperingati dengan ibadah puasa sunah pada hari Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah) sebelumnya. Idul Adha jatuh pada hari ke-10. Seperti diketahui, Idul Adha merupakan lebaran kurban, yakni umat Islam sholat hari raya, dan menyembelih hewan kurban sebagai bentuk mengingat terhadap kisah pengorbanan Nabi Ibrahim Alaihissallam dan Nabi Ismail Alaihissallam dalam Alquran.

Wallahu a'lam bishawab.

(Hantoro)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya