Selain memulung, tiap pulang sekolah Fauzan juga mengambil air di Sungai Cikareo. Sumur di rumah Fauzan kering. Ia pun mengambil air di sungai yang berjarak sekitar 500 meter dari rumah.
Baca juga: Kisah Jamaah Kampung Khusyuk Beribadah di Mushola Sederhana Terbuat dari Kayu
Tim ACT Karawang Ryan Ferdiana mengatakan saat ini pihaknya sudah menemui Fauzan. Namun, belum ada bantuan pasti yang bisa diberikan kepada Fauzan.
"Sebab itu kami mau mengajak Sahabat Dermawan yang membaca kisah ini untuk membantu Fauzan. Untuk membantu Fauzan lebih lanjut, Sahabat Dermawan bisa menghubungi ACT Karawang," kata Ryan.
(Hantoro)