594 Mukimin Jadi Petugas Haji, Berapa Bayarannya?

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Sabtu 11 Juni 2022 21:33 WIB
Kepala Daker Makkah Mukhammad Khanif . (Okezone/Dani Jumadil Akhir)
Share :

MAKKAH - Sebanyak 594 tenaga pendukung direkrut sebagai Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2022 untuk daerah kerja (Daker) Makkah.

Tenaga pendukung ini merupakan mukimin asal Indonesia yang sudah menetap di Arab Saudi.

Mukimin adalah sebutan untuk warga pemegang izin tinggal atau iqamah.

Kepala Daker Makkah, Mukhammad Khanif menjelaskan, tenaga pendukung dibutuhkan untuk membantu jamaah haji Indonesia selama penyelenggaraan ibadah haji di Arab Saudi. Hal ini mengingat kuota jamaah Indonesia dibatasi pemerintah Arab Saudi, sehingga berdampak pada jumlah petugas haji.

Terlebih lagi, jamaah haji Indonesia dari Madinah akan bergerak ke Makkah mulai besok, Minggu 12 Juni 2022.

"Tenaga pendukung dibutuhkan karena sudah kenal wilayah Arab Saudi. Jumlahnya 594 orang untuk di Makkah, tersebar di 5 sektor, ada juga untuk di sektor khusus Makkah dan KKHI juga," kata Khanif di Makkah, Sabtu (11/6/2022).

Ia menjelaskan, tenaga pendukung menjadi PPIH Arab Saudi karena sudah paham mengenai kondisi di Arab Saudi hingga didukung pengetahuan soal bahasa.

"Mereka juga sudah siap bekerja di Arab Saudi yang panas ini," katanya.

Latar belakang pekerjaan tenaga pendukung yang menjadi PPIH Arab Saudi bermacam-macam, ada yang dari pengemudi, bekerja di perusahaan, hingga mahasiswa.

"Tenaga pendukung berasal di seluruh kota Arab Saudi, termasuk di dalamnya ada mahasiswa," katanya.

Untuk menjadi tenaga pendukung PPIH Arab Saudi, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, selain mengikuti seleksi.

"Mereka itu diseleksi, tapi kebutuhannya disesuaikan. Misalnya transportasi butuh 200 tenaga pendukung, memang kita pilih yang kuat bekerja di suhu panas di Arab Saudi," ujarnya.

Namun, Khanif tidak menjelaskan secara rinci perihal bayaran untuk tenaga pendukung. "Kita berterima kasih kepada tenaga pendukung, karena petugas dari Indonesia terbatas, kita kekurangan misalnya untuk daerah Arafah," ujarnya.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya