Soal Tambahan 10.000 Kuota Haji 2022 Tak Masuk di E-Hajj

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Selasa 28 Juni 2022 21:38 WIB
Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)
Share :

Arsad menjelaskan, saat ini fokus pelayanan pada keberangkatan jamaah haji yang masih berada di Tanah Air. Jika mendapat kuota tambahan, Arsad berharap itu dapat diberikan jauh sebelum keberangkatan.

"Apalagi semua petugas bahkan tim pengawas juga sudah sampai di Arab Saudi, saya kira itu yang perlu menjadi bahan pertimbangan tadi, saya kira bagus usulannya kalau pun mau diberi tambahan kuota ya waktunya harus cukup," katanya.

Sekadar informasi, E-hajj merupakan sistem penyelenggaraan haji berbasis elektronik yang diterapkan negara Arab Saudi secara seragam dan serentak kepada seluruh negara yang mengirim jamaah haji.

Saat mengisi e-hajj, maka harus diisikan nama pemegang paspor, lokasi penginapan, moda transportasi yang digunakan, hingga perusahaan katering yang disewa serta jaminan kesehatan.

E-hajj juga sebuah sistem elektronik haji yang di dalamnya itu ada beberapa informasi tentang penyelenggaraan haji yang di antaranya soal kuota yang Indonesia terima, sekaligus pembagiannya terbagi tiga, yaitu kuota haji reguler, kuota jemaah haji khusus, dan kuota petugas.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Muslim lainnya