Tinggal di Madinah, Jamaah Haji Gelombang II ke Masjid Nabawi Bisa Jalan Kaki

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Rabu 20 Juli 2022 13:57 WIB
Illustrasi (foto: dok Okezone)
Share :

Sebelumnya, Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Arsad Hidayat menjelaskan, bahwa panitia daerah kerja (Daker) Madinah sudah siap menyambut kedatangan jamaah haji Indonesia yang berangkat pada gelombang kedua. Mereka sudah menempati pos dan sektornya masing-masing.

"Ada tiga sektor yang kita siapkan. Hotel-hotel sudah terjadwal seluruhnya. Kemudian, komunikasi dengan maktab/markaz dan transportasi juga sudah dilakukan agar di hari H nanti tidak ada kendala,” ujar Arsad di Jeddah, Senin (18/7/2002).

Terkait akomodasi jamaah, Arsad menjelaskan bahwa ada perbedaan antara di Makkah dan Madinah. Jika di Makkah, panitia cukup longgar dalam menentukan besaran ukuran, hal tersebut tidak berlaku di Madinah.

Di Madinah, lanjut Arsad, pihak Baladiyah atau Pemerintah Kota telah menentukan kapasitas tempat tinggal jamaah. Hal itu dituangkan dalam surat tasrih.

Jika dalam tasrih disebutkan per kamar harus diisi tiga jamaah, maka tidak boleh lebih. Jika ternyata diisi hanya dua jamaah, tetap harus bayar dengan harga tiga jamaah.

“Madinah harus sesuai dengan ketentuan yang ditentukan pihak Baladiyah. Sehingga jika terkesan agak sempit, sebenarnya itu sudah sesuai ketentuan hotel yang resmi diterbitkan pihak pemerintah Arab Saudi,” kata Arsad.

Tak hanya shalat Arbain, jamaah haji Indonesia gelombang II juga bisa masuk ke Raudhah. Aturannya pun tetap sama melalui sistem e-hajj yang nantinya akan mendapatkan tasrih.

"Raudhah tetap aturannya masih memasukkan ke dalam sistem. Nanti kita akan koordinir oleh petugas PPIH yang ada di daker Madinah," kata Arsad.

(Awaludin)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya