KAPAN batas akhir qadha puasa Ramadhan? Berikut ini jawaban lengkapnya beserta dalil-dalil sahih yang menyertai.
Waktu awal qadha puasa Ramadhan jika meninggalkan dengan udzur syar'i sejatinya dapat dilakkuan mulai tanggal 2 Syawal dan seterusnya. Namun patut diingat bahwa ada hari-hari yang diharamkan puasa.
BACA JUGA:Cara dan Niat Qadha Puasa Ramadhan di Bulan Rajab
BACA JUGA:Rukun Puasa Ramadhan Beserta Syarat Wajib dan Sahnya
Hari-hari itu harus dihindari menjalankan qadha puasa Ramadhan. Masing-masing adalah dua hari raya yaitu tanggal 1 Syawal (Idul Fitri) dan 10 Dzulhijjah (Idul Adha), serta tiga hari tasyriq pada 11, 12, 13 Dzulhijjah.
Adapun waktu akhir qadha puasa Ramadhan maka tidak ada batasan waktu sahnya qadha. Namun yang diwajibkan adalah sebelum Ramadhan berikutnya.
"Dibolehkan menunda qadha sampai bulan Sya'ban sebelum Ramadhan berikutnya. Hanya saja lebih cepat lebih afdhal, kecuali terdapat udzur syar'i," jelas dai muda Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray.
Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu’anha berkata:
كَانَ يَكُونُ عَلَيَّ الصَّوْمُ مِنْ رَمَضَانَ، فَمَا أَسْتَطِيعُ أَنْ أَقْضِيَ إِلَّا فِي شَعْبَانَ
"Aku pernah memiliki kewajiban qadha puasa Ramadhan, maka aku tidak bisa meng-qadha kecuali di bulan Sya'ban." (HR Bukhari dan Muslim)
Akan tetapi yang dibolehkan untuk menunda qadha puasa Ramadhan sampai bulan Sya'ban hanyalah yang tidak berpuasa karena udzur. Adapun yang tidak memiliki udzur, wajib segera meng-qadha setelah bulan Ramadhan.
Wallahu a'lam bisshawab.
(Hantoro)