RAKHA Zaky Alrafi, seorang mahasiswa Indonesia menjalani pendidikan di Rusia berbagi kisah tentang pengalamannya berpuasa di luar negeri.
Rakha bercerita, beberapa waktu yang lalu ia bersama tiga orang rekannya menghadiri acara akbar di Republik Tatarstan. Mereka diundang untuk datang ke acara uka bersama umat Muslim di Rusia diadakan di Kazan Expo bertepatan pada 24 Ramadhan 1444H, atau 15 April 2023.
BACA JUGA:
Event ini adalah event Buka Puasa terbesar di Republik Tatarstan, Rusia. Event yang berlangsung selama satu hari bertepatan dalam seminggu hari terakhir dalam Bulan Suci Ramadhan.
Ada sekitar 11 ribu umat Islam yang hadir dalam acara sudah diadakan sebanyak 11 kali ini. Di antaranya adalah Muslim dari seluruh Republik Tatarstan, Pejabat, termasuk Presiden Republik Tatarstan yaitu Rustam Minikhanov, Mahasiswa Asing, Anak Madrasah Republik Tatarstan, dan Tokoh Agama setempat.
BACA JUGA:
Meski dihadiri banyak orang, ternyata acara ini tidak untuk umum. Hanya mereka yang mendapatkan undangan dapat masuk ke dalam acara buka puasa tersebut.
"Karena banyak sekali orang orang penting yang menghadiri acara tersebut. Oleh karena itu kita harus mempunyai tiket untuk menghadiri acara tersebut," terang Rakha.
Namun, tiket acara tersebut diberikan gratis oleh penyelenggara. Tak hanya menyediakan makanan gratis, demi kenyamanan pengunjung penyelenggara memberikan tumpangan gratis “kereta listrik” agar menghindari kemacetan lalu lintas di jalan raya menuju Kazan Expo.
Menjelang Maghrib pengunjung diberikan air yang dapat diambil di pintu masuk area aula untuk tempat shalat berjamaah. Ada banyak menu dalam acara ini. Antara lain Plov seperti Nasi Goreng, roti, buah buahan, kue, manisan, air, dan lain sebagainya.
Setelah acara inti buka puasa, Rakha dan tiga orang temannya diberi kesempatan bertemu pejabat setempat. Tak tanggung-tanggung, mereka juga bertemu dengan Presiden Republik Tatarstan, Rustam Minikhanov.
Presiden Tatarstan bahkan menyampaikan pesan kepada mereka.
“Semoga Puasa dan doamu di terima! Semoga Allah membekahi kita semua” ujar Rustam Minikhanov.
Tentu saja, ini adalah momen berbukan puasa di luar negeri yang berkesan bagi Rakha dan ketiga temannya.
(Vivin Lizetha)