Konsultan Ibadah Haji PPIH yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Mamba'ul Ma'arif Denanyar Jombang KH Ahmad Wazir Ali menegaskan melaksanakan tawaf dan sa'i menggunakan skuter ada landasan dalilnya.
"Ada dalilnya. Beliau (Nabi Muhammad SAW) pernah menjalankan tawaf dengan naik Unta dan menyalami Hajar Aswad dengan tongkatnya," ujar Kiai Wazir kepada wartawan yang tergabung dalam kepanitiaan PPIH Arab Saudi, Jumat (2/6/2023) di Madinah.
Dalil yang dimaksud Kiai Wazir adalah hadis dari Abu Thufail, Amir bin Watsilah radhiyallahu ‘anhu: " Aku melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam thawaf di atas tunggangannya. Beliau menyentuh ruku hajar aswad dengan tongkatnya, lalu beliau menciium tongkat itu." (HR. Ahmad 23798, Abu Daud 1881, dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth).
Hadis lain berasal dari Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha yang waktu itu mengalami sakit ketika haji. Kemudian beliau bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyuruhnya,“Lakukanlah thawaf di belakang jamaah sambil naik tunggangan.” (HR. Ahmad 26485, Bukhari 464, dan Muslim 3137).
Pemanfaatan teknologi untuk ibadah tawaf dan sa'i ini juga diamini oleh Ketua PPIH Arab Saudi Subhan Cholid. "Jamaah haji Indonesia yang membutuhkan skuter dan atau kursi roda, bisa memanfaatkan layanan sewa yang ada di Masjidil Haram," terang Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1444 H, Subhan Cholid, di Makkah, Kamis (1/6/2023).
(Erha Aprili Ramadhoni)