JEDDAH - Di atas mobil golf di depan terminal fast track Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah jamaah haji bernama nenek Limah renyah bercerita. Meski tidak semua ceritanya bisa ditangkap karena pengucapannya kurang jelas.
Saat ditanya jawaban yang diberikan juga bikin tersenyum simpul. Seperti ketika ditanya umur. "Nenek umurnya berapa," tanya Media Center Haji (MCH). "Delapan puluh tahun," jawab nenek Limah, Kamis (8/6/2023).
Datang bersama kelompok terbang (kloter) JKG 42, nenek Limah mengaku keberangkatannya ke Tanah Suci diurus anaknya. Dia mengaku tidak tahu menahu. "Semua diurus anak," ujarnya.
Keceriaan juga diperlihatkan Sahroni. Jamaah asal Cilongok ini mengharapkan bisa mendapatkan haji mabrur dan diberikan kesehatan. Menariknya, Sahroni ternyata tidak mengenakan kain ihram dari embarkasi sesuai anjuran Kementerian Agama.
"Tadi dikenakan di pesawat. Tidak ada masalah. Tadi juga sudah ambil niat di pesawat di Yalamlam," katanya.
Tapi tidak semua seperti Sahroni. Sebagian besar jamaah menggunakan kain ihram sejak dari Embarkasi. Saat ditanya, mereka merasa tidak ada masalah meski menggenakan ihram di atas pesawat.