7 Tahun Layanan Katering di Makkah demi Manjakan Lidah Jamaah Haji

Maruf El Rumi, Jurnalis
Minggu 18 Juni 2023 18:22 WIB
Layanan Katering untuk Jamaah Haji (Foto: Kemenag)
Share :

Pada 2022, pandemi Covid-19 mulai mereda. Indonesia kembali memberangkatkan jamaah haji. Namun, saat itu kuota yang diberikan tidak mencapai 50%, hanya 100.050 jemaah haji saja.

Pengurangan kuota juga terjadi untuk semua negara. Secara keseluruhan, berdasarkan data yang dirilis Arab Saudi, total jemaah haji 2022 pada kisaran 800.000. Jumlah ini terbilang kecil. Sebab, saat normal, jumlah jemaah haji bisa mencapai 2,5 juta orang.

Untuk 2023, kuota jamaah haji Indonesia kembali normal, bahkan mendapat tambahan 8.000 orang sehingga totalnya menjadi 229.000 jamaah. Kuota haji dunia juga kembali normal. Kota Makkah pada hari ini sudah sangat padat dan akan terus bertambah menjelang puncak haji, saat seluruh jemaah haji sudah berada di Kota Kelahiran Nabi.

“Tahun ini, PPIH memberikan layanan katering jemaah selama di Makkah sebanyak 66 kali berupa sarapan, makan siang, dan makan malam,” tutur Subhan.

PPIH Arab Saudi melakukan beragam usaha menjaga agar makanan yang disajikan bercitarasa Indonesia, bumbu yang digunakan dibawa langsung dari Indonesia. Misalnya, kayu manis, gula, garam, minyak, kecap, lada, serai, dan bumbu lainnya. Juru masak juga berasal dari Indonesia.

Menu makanan dengan cita rasa khas Indonesia ini diharapkan lebih mudah diterima oleh jemaah haji, termasuk jemaah lansia. Sebab, rasanya seperti masakan Indonesia dan mudah dikonsumsi. Termasuk menyiapkan chef yang sangat baik untuk mencicipi masakan sebelum didistribusikan ke jamaah. Chef ini akan keliling dapur untuk merasakan bumbu dan rasa masakan sebelum didistribusikan.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya