Jamaah yang ada di dalam bus terakhir tersebut juga masuk dalam daftar yang dibadalkan saat pelaksanaan ibadah lontar jumrah. Menurut Subhan, badal lempar jumrah tersebut akan meringankan untuk semuanya, baik itu jamaah sendiri atau yang membantu. Dibandingkan harus memapah atau mendorong jamaah saat lempar jumrah, lebih baik membawakan batunya dan melontarkannya.
Nantinya, akan dicarikan cara teknis dan siapa yang akan melempar. Apakah dilakukan sama ketua regu dan ketua rombongan, sesama anggota kloter atau lebih baik lagi keluarga.
"Karena untuk ke lontar jumrah tidak diizinkan penggunaan kendaraan. Karena itu, akan lebih meringankan jika dibadalkan, demi kemaslahatan semuanya," pungkas Subhan.
(Dani Jumadil Akhir)