Alhamdulillah, Jamaah Haji Lansia Dapat Fasilitas Mobil Golf Diantar Sampai Titik Terdekat Lempar Jamarat

Maruf El Rumi, Jurnalis
Selasa 20 Juni 2023 17:16 WIB
Prosesi Lempar Jumrah (Foto: Dani Jumadil Akhir)
Share :

JEDDAH - Kabar gembira disampaikan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas seusai menghadiri Muktamar Taisyir 1444 H/2023 M yang digelar Pemerintah Arab Saudi hari ini.

Menurut Menag, jamaah haji Indonesia akan mendapat fasilitas mobil golf untuk mencapai titik terdekat tempat lempar jamarat saat puncak ibadah haji 2023.

Bantuan mobil golf tersebut menjadi penting karena jarak tempuh terdekat antara tenda ke jamarat sekitar 3 km, kalau pergi pulang berarti 6 km. Sementara jarak terjauh mencapai 7 km, kalau pergi pulang 14 km. Dengan bantuan mobil golf tersebut diharapkan bisa mengurangi beban salah satu fase berat dalam pelaksanaan ibadah haji.

"Alhamdulillah untuk jamaah kita yang maktabnya di Mina relatif sangat jauh mendapat tambahan fasilitas mobil golf untuk membantu jamaah kita sampai titik terdekat dengan jamarat," kata Menag seusai pertemuan yang menghadirkan narasumber dari Menteri Urusan Haji dan Umrah, Imam Besar Masjidil Haram dan Nabawi, serta pihak keamanan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, Selasa (20/6/2023).

 BACA JUGA:

Menag menjelaskan, tambahan mobil golf untuk membantu mobilitas tentu sangat membantu jamaah haji khususnya jamaah haji lansia. Karena itu, Kemenag akan berupaya agar jumlahnya terus ditambah.

"Secara umum, hasil pertemuan sangat menenangkan karena pemerintah Arab Saudi melakukan inovasi-inovasi yang memudahkan jamaah haji termasuk ketika yang paling krusial itu di Arafah, Muzdalifah Mina," tambah Menag.

Inovasi lain dilakukan pemerintah Arab Saudi dalam bidang teknologi. Salah satunya ketika jamaah mau masuk Raudhah di Masjid Nabawi. Inovasi tersebut mengesankan sebagai sebuah peraturan baru, padahal lebih ke perubahan dalam penggunaan teknologi teknologi informasi (IT).

Karena itu, lanjut Menag pemerintah Indonesia percaya penuh pada inovasi yang dilakukan pemerintah Arab Saudi dalam komitmen kuat mereka mempermudah jamaah dalam pelaksanaan ibadah.

"Seperti di Masjid Nabawi ketika mau ke Raudhah itu pengaturannya sudah mulai rapi dengan IT (aplikasi nusuk). Tujuanyaa memudahkan seluruh jamaah di dunia jamaah dalam mengakses tempat tempat yang menjadi tujuan jamaah," tambah menteri yang biasa disapa Gus Men tersebut.

Sementara, Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Subhan Cholid mengatakan, pihaknya baru mematangkan teknis bagaimana penggunaan bantuan kursi roda bisa maksimal. Sebab, mobil golf digunakan membantu mobilitas jamaah di area perkemahan atau area terdekat dengan jamarat. Untuk akses ke jamarat tidak diizinkan menggunakan kendaraan, kecuali mobil petugas.

Sehingga, untuk pergerakan jamaah haji lansia, difabel dan risti adalah menggunakan kursi roda. Jalan sangat berisiko, karena jarak tempuh terdekat antara tenda ke jamarat sekitar 3 km, kalau pergi pulang berarti 6 km. Sementara jarak terjauh mencapai 7 km, kalau pergi pulang 14 km. Menurut Subhan, dalam kondisi seperti itu, diharapkan kerjasama dari perangkat kloter dan regu.

"Kursi roda sebagian sudah kami terima. Tapi, teknis seperti apa, misalnya siapa yang mendorong. Karena kalau petugas saja (untuk mendorong) dipastikan tidak cukup. Butuh kerjasama perangkat kloter dan regu, siapa saja yang membutuhkan kursi roda," terang Subhan.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya