Pakai Rumus Coba-Coba, Jamaah Haji Tetap Bawa Barang Lebihi Ketentuan Maskapai

Maruf El Rumi, Jurnalis
Sabtu 15 Juli 2023 07:42 WIB
Barang jamaah haji tercecer (Foto : MPI)
Share :

MAKKAH - Anjuran agar jamaah haji tidak membawa barang berlebih saat pulang ke Indonesia tidak sepenuhnya efektif. Masih banyak ditemui jamaah yang tetap membawa barang melebihi ketentuan dari maskapai penerbangan, yaitu satu koper kabin dengan berat maksimal 7 kg dan tas paspor.

Tren membawa barang berlebih tersebut justru meningkat dalam satu pekan terakhir, sejak gelombang pertama pemulangan jamaah dimulai 4 Juli 2023 lalu. Pada hari ketiga pemulangan, sebenarny tren jamaah membawa barang berlebih mulai menurun. Penurunan tersebut imbas informasi masif dan edukasi yang disampaikan bahwa membawa barang berlebih tidak akan diizinkan masuk ke imigrasi.

Selain itu, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dan pihak maskapai yang mengangkut jamaah haji intensif memberikan informasi melalui ketua kloter dan rombongan untuk menginformasikan pada anggotanya agar tidak membawa barang melebihi ketentuan.

"Memang masih kloter tertentu yang membawa barang melebihi ketentuan," kata Kepala Seksi Perlindungan Jamaah (Kasie Linjam) Bandara PPIH Arab Saudi Maskat di Jeddah, Jumat 14 Juli 2023, malam.

Ditanya tentang motif jamaah nekat membawa barang melebihi ketentuan, Maskat tidak berani memastikan. Dia hanya menduga jamaah melakukan itu karena menggunakan rumus coba-coba. "Kalau diperhatikan hanya coba coba," tambah Maskat.

Artinya, jamaah sebenarnya tahu ada risiko bahwa mereka tidak bisa membawa semua barang dibawa. Tapi, tidak menutup kemungkinan mereka berharap siapa tahu lolos dari pemeriksaan.

Karena, satu sisi, sudah menjadi tradisi pulang dari Tanah Suci identik dengan oleh oleh untuk keluarga, saudara, tetangga, bahkan juga teman-teman terdekat. Sehingga, meski sudah diingatkan berkali kali mulai dari hotel tapi sebagian tetap iseng coba coba dengan rumus siapa tahu. Seperti yang dialami jamaah kloter 13 embarkasi Ujung Pandang (UPG 13).

Meski tahu ada risiko barang tidak akan bisa dibawa, mereka tetap membawa barang melebih ketentuan. Imbasnya, saat akan meninggal plasa menuju masuk imigrasi, banya barang terpaksa tidak dibawa. Mereka juga harus membongkar koper untuk memilah serta memilih apa apa saja yang bisa dikurangi. Dalam kondisi tersebut, petugas daker bandara tidak bisa melakukan banyak hal, kecuali mengimbau jamaah mematuhi ketentuan.

"Saran kami, patuhi regulasi penerbagan, supaya nyaman dalam proses pemulangan," tambah Maskat.

Kepala Daker (Kadaker) Bandara Haryanto mengatakan jika PPIH dan pihak penerbangan sudah mengimbau agar agar jamaah membawa barang sesuai ketentuan yang diperbolehkan; tas bagasi maksimal 35 kg, tas jinjing kabin dengan berat 7 kg. Lebih dari itu tidak akan diizinkan.

"Intinya kita sampaikan agar jemaah haji membawa barang sesuai ketentuan. Biasnya ada yang coba-coba," ujar Haryanto.

(Angkasa Yudhistira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya