Ia mengungkapkan, salah satu penyebab jamaah umrah gagal berangkat adalah banyaknya calon jamaah yang tergiur harga murah dari pihak penyelenggara ibadah umrah.
Kondisi ini juga dipicu panjangnya antrean jamaah haji Indonesia sehingga mendorong masyarakat berbondong-bondong berangkat ke Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah umrah.
"Permasalahan haji dan umrah ini adalah never ending story, selalu ada dinamika yang terjadi di masyarakat. Saat ini Arab Saudi memang sedang membuka seluas-luasnya penyelenggaraan ibadah umrah, hampir sepanjang tahun bisa ditemukan jamaah umrah Indonesia di sana. Salah satu pemicu terjadinya hal ini adalah karena antrean haji kita yang sangat panjang," ungkapnya.
Subhan mengatakan, dengan kehadiran pihak kepolisian, Kemenag sangat terbantu. Dirinya pun berharap kasus-kasus yang terjadi dapat memberikan pelajaran kepada masyarakat.
"Kami sangat terbantu, sudah ada hasilnya. Kami harap ini dapat memberikan I'tibar kepada masyarakat bahwa percaya itu baik, tapi asal percaya juga membahayakan. Harapannya lagi, semoga ke depan dapat disiapkan wadah yang konkret agar upaya pencegahan seperti ini dapat lebih digencarkan," ujarnya.