APAKAH Michael Hart seorang Muslim? Pertanyaan ternyata banyak dilontarkan oleh para pengguna internet di dunia.
Sebagaimana telah Okezone himpun, Michael Hart dikenal sebagai penulis buku "The 100: A Ranking of the Most Influential Persons in History" yang menempatkan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam di peringkat pertama.
Lantas, apakah Michael Hart seorang Muslim?
Tidak, Michael Hart bukan seorang Muslim. Ia adalah astrofisikawan dan penulis asal Amerika Serikat yang lahir pada tahun 1943 dan meninggal pada tahun 2011.
Hart adalah seorang Yahudi. Ia sering menulis tentang agama Yahudi dan sejarahnya. Dalam buku "The 100", Hart menyatakan memilih Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam sebagai orang yang paling berpengaruh dalam sejarah karena ia percaya bahwa Nabi Muhammad telah membawa perubahan besar bagi dunia.
Berikut adalah kutipan dari buku "The 100" yang menjelaskan alasan Hart memilih Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam sebagai orang paling berpengaruh dalam sejarah:
"Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam adalah orang yang paling berpengaruh dalam sejarah. Ia adalah orang yang paling sukses dalam menyebarkan agamanya, dan ia adalah orang yang paling sukses dalam membangun sebuah negara. Pengaruhnya masih dirasakan hingga hari ini."
Meskipun tidak beragama Islam, Hart mengakui bahwa Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam adalah sosok yang luar biasa dan berpengaruh besar bagi dunia.
Wallahu a'lam bisshawab.
(Hantoro)