Sempat Atheis, Ini yang Bikin Noe Letto Mantap Kembali ke Islam

Fira Rahma Azziyadatul Hidayah, Jurnalis
Rabu 01 November 2023 09:14 WIB
Noe Letto sempat menjadi atheis hingga akhirnya mantap kembali ke Islam. (Foto: Okezone)
Share :

MUSISI ternama Noe Letto diketahui pernah menjadi atheis atau tidak percaya akan adanya Tuhan. Namun sebuah momen membuatnya meraih hidayah dan kembali ke Islam.

Noe Letto memiliki nama asli Sabrang Mowo Damar Panuluh. Vokalis band Letto asal Yogyakarta ini lahir pada 10 Juni 1979.

Kiprahnya dalam dunia musik dimulai dengan penuh semangat sejak usia dini, terinspirasi dari berbagai genre musik dan seni pertunjukan. Noe tidak hanya mahir di dunia musik, tapi juga memasuki arena perfilman Indonesia dengan sukses.

Sebagai seorang produser, dia telah mengukir namanya di industri film Tanah Air melalui karyanya yang memukau. Keterampilannya dalam menyajikan cerita melalui layar lebar telah memenangkan penghargaan serta mendapat apresiasi luas dari penonton dan kritikus.

Noe Letto ternyata pernah melalui fase menjadi atheis. Diketahui bahwa ia adalah seorang anak ulama ternama Emha Ainun Najib atau akrab disapa Cak Nun. 

Dalam pencarian makna hidup, dia sempat menolak keberadaan Tuhan, coba memahami dunia melalui kacamata keberagaman ilmu pengetahuan. Namun, takdir membawanya ke masjid, tempat yang menandai titik balik dalam kehidupannya.

Di masa sulitnya di Kanada, Noe Letto merasakan panggilan menuju kebenaran. Saat berada di masjid, dia menemui seorang syekh yang secara tulus menjawab pertanyaannya tentang setan.

Jawaban itu tidak hanya memberinya jawaban rasional, tetapi juga menyentuh hatinya. Dia merasa mendapat pencerahan yang mengubah pandangannya terhadap kehidupan dan keyakinan.

"Waktu itu saya tanya, benar enggak Tuhan Maha Adil? Benar enggak setan pasti masuk neraka? Benar enggak setan berkembang biak? Benar enggak ada kiamat?" tanya Noe Letto seperti dikutip dari kanal YouTube Cahaya untuk Indonesia.

"Seandainya setan berkembang biaknya membelah diri gimana? Jadi makhluk yang baru pun melakukan dosa seperti makhluk sebelumnya. Wah ketampar saya di situ, berati kemampuan saya memahami agama bukan dari limitasi agama. Tetapi limitasi pemahaman dan data yang saya miliki," imbuhnya. 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya