10 Ibadah yang Dianjurkan di Bulan Ramadhan, Pahalanya Luar Biasa Besar

Hantoro, Jurnalis
Selasa 20 Februari 2024 12:03 WIB
Ilustrasi ibadah yang dianjurkan di bulan Ramadhan. (Foto: Shutterstock)
Share :

KETAHUI 10 ibadah yang dianjurkan di bulan Ramadhan berikut ini. Diketahui bahwa Ramadhan adalah bulan yang sangat mulia. Kaum Muslimin pun diajarkan mengisi hari-hari di bulan Ramadhan dengan amalan salih.

Apa saja ibadah yang dianjurkan di bulan Ramadhan? Berikut ini penjelasannya, sebagaimana telah Okezone himpun: 

1. Sholat lima waktu

Dikutip dari Rumaysho.com, sholat lima waktu hingga bertemu dengan hari Jumat dan bulan Ramadhan bisa melebur dosa. Ini sebagaimana dijelaskan dalam riwayat dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمُعَةُ إِلَى الْجُمُعَةِ وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ مُكَفِّرَاتٌ مَا بَيْنَهُنَّ إِذَا اجْتَنَبَ الْكَبَائِرَ

"Antara sholat yang lima waktu, antara Jumat yang satu dan Jumat berikutnya, antara Ramadhan yang satu dan Ramadhan berikutnya, di antara amalan-amalan tersebut akan diampuni dosa-dosa selama seseorang menjauhi dosa-dosa besar." (HR Muslim nomor 233)

2. Puasa Ramadhan 

Turunnya perintah puasa Ramadhan sebagaimana terdapat dalam firman Allah Subhanahu wa Ta'ala berikut ini:

يٰٓـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا كُتِبَ عَلَيۡکُمُ الصِّيَامُ کَمَا كُ تِبَ عَلَى الَّذِيۡنَ مِنۡ قَبۡلِکُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُوۡنَۙ

Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa." (QS Al Baqarah (2): 183)

Kemudian juga dijelaskan dalam hadits Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam. Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Nabi bersabda:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

"Barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka dosanya di masa lalu akan diampuni." (HR Bukhari nomor 38 dan Muslim: 760)

Dari Hudzaifah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

فِتْنَةُ الرَّجُلِ فِي أَهْلِهِ وَمَالِهِ وَوَلَدِهِ تُكَفِّرُهَا الصَّلَاةُ وَالصِّيَامُ وَالصَّدَقَةُ وَالْأَمْرُ بِالْمَعْرُوفِ وَالنَّهْيُ عَنْ الْمُنْكَرِ

"Keluarga, harta, dan anak dapat menjerumuskan seseorang dalam maksiat (fitnah). Namun fitnah itu akan terhapus dengan sholat, shaum, shadaqah, amar ma'ruf (mengajak pada kebaikan) dan nahi mungkar (melarang dari kemungkaran)." (HR Bukhari nomor 3586 dan Muslim: 144)

3. Makan sahur 

Di dalam makan sahur terdapat keberkahan, artinya kebaikan yang banyak dan tetap terus ada. Makan sahur sebelum menjalankan puasa Ramadhan adalah suatu hal yang disunnahkan dan dianjurkan untuk diakhirkan.

Dari Anas bin Malik, ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِى السَّحُورِ بَرَكَةً

"Makan sahurlah kalian karena dalam makan sahur terdapat keberkahan." (Muttafaqun 'alaih)

4. Sholat tarawih 

Menunaikan sholat tarawih setiap malam bulan Ramadhan memiliki keutamaan akan diampuni dosa-dosanya. Diterangkan dalam riwayat dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

"Barang siapa melakukan qiyam Ramadhan (sholat tarawih) karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni." (HR Bukhari nomor 37 dan Muslim: 759) 

5. Tilawah Alquran 

Kaum Muslimin dianjurkan meningkatkan membaca ayat-ayat suci Alquran pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan.

Satu huruf Alquran yang dibaca akan diganjar pahala sangat besar. Hal ini berdasarkan sabda Nabi Shallallahu alaihi wassallam:

وَعَنِ ابْنِ مَسْعُوْدٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ “مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللهِ فَلَهُ حَسَنَةٌ وَالحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا , لاَ أَقُوْلُ الم حَرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلاَمٌ حَرْفٌ وَمِيْمٌ حَرْفٌ”

رَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ وَقَالَ حَدِيْثٌ حَسَنٌ صَحِيْحٌ

Ibnu Mas'ud radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Barang siapa yang membaca satu huruf dari kitab Allah, maka baginya satu kebaikan. Satu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipatnya. Aku tidak mengatakan Alif Laam Miim itu satu huruf, tetapi Alif itu satu huruf, Laam itu satu huruf, dan Miim itu satu huruf." (HR Tirmidzi nomor 2910. Syekh Salim bin 'Ied Al Hilaly mengatakan sanad hadits ini sahih) 

6. Lebih rajin berdoa

Bulan Ramadhan adalah salah satu waktu dikabulkannya doa. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّ لِلّهِ فِى كُلِّ يَوْمٍ عِتْقَاءَ مِنَ النَّارِ فِى شَهْرِ رَمَضَانَ ,وَإِنَّ لِكُلِّ مُسْلِمٍ دَعْوَةً يَدْعُوْ بِهَا فَيَسْتَجِيْبُ لَهُ

"Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap hari di bulan Ramadhan,dan setiap Muslim apabila dia memanjatkan doa maka pasti dikabulkan." (HR Al Bazaar, dari Jabir bin 'Abdillah. Al Haitsami dalam Majma' Az-Zawaid (10/149) mengatakan perawinya tsiqoh (terpercaya). Lihat Jaami'ul Ahadits, 9/224)

Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

ثَلاَثَةٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَتُهُمُ الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ وَالإِمَامُ الْعَادِلُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ

"Tiga orang yang doanya tidak tertolak: Orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang dizalimi." (HR At-Tirmidzi nomor 3598. Tirmidzi mengatakan hadits ini hasan)

7. Memperbanyak Sedekah

Memperbanyak sedekah menjadi salah satu amalan salih pada bulan Ramadhan. Bisa juga sebagai penyempurna puasa dan ibadah-ibadah lainnya.

Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:

تَتَجَافَىٰ جُنُوبُهُمْ عَنِ الْمَضَاجِعِ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ خَوْفًا وَطَمَعًا وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ

"Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, mereka berdoa kepada Tuhannya dengan rasa takut dan penuh harap, dan mereka menginfakkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka." (QS As-Sajdah: 16)

8. Meraih malam Lailatul Qadar

Setiap Muslim diajarkan memperbanyak amal ibadah pada 10 malam terakhir bulan Ramadhan untuk meraih Lailatul Qadar.

Allah Subhanahu wa Ta'ala menyebut keutamaan malam Lailatul Qadar:

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ (3) تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ (4) سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ (5)

"Malam kemuliaan itu lebih baik dari 1.000 bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Malaikat Jibril dengan izin Rabbnya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar." (QS Al Qadr: 3–5)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda:

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

"Barang siapa melaksanakan sholat pada malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni." (HR Bukhari nomor 1901)

Ada doa yang diajarkan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam jikalau bertemu malam Lailatul Qadar, yaitu: ALLAHUMMA INNAKA ‘AFUWWUN TUHIBBUL 'AFWA FA'FU'ANNI (Ya Allah, Engkau Maha Memberikan Maaf dan Engkau suka memberikan maaf —menghapus kesalahan, karenanya maafkanlah aku —hapuslah dosa-dosaku).

Ini sebagaimana Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam pernah mengajarkan doa ini kepada 'Aisyah istri tercintanya.

9. Iktikaf di masjid

Iktikaf maksudnya berdiam diri di masjid beberapa waktu untuk lebih konsentrasi melakukan amal ibadah. Dalam hadits disebutkan:

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ:- أَنَّ اَلنَّبِيَّ – صلى الله عليه وسلم – كَانَ يَعْتَكِفُ اَلْعَشْرَ اَلْأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ, حَتَّى تَوَفَّاهُ اَللَّهُ, ثُمَّ اعْتَكَفَ أَزْوَاجُهُ مِنْ بَعْدِهِ – مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Dari 'Aisyah radhiyallahu 'anha, ia berkata bahwasanya Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam biasa beriktikaf di 10 hari terakhir dari bulan Ramadhan hingga beliau diwafatkan oleh Allah. Lalu istri-istri beliau beriktikaf setelah beliau wafat." (HR Bukhari nomor 2026 dan Muslim: 1172)

Hikmah beliau seperti itu disebutkan dalam hadits Abu Sa'id Al Khudri, Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam mengatakan:

إِنِّى اعْتَكَفْتُ الْعَشْرَ الأَوَّلَ أَلْتَمِسُ هَذِهِ اللَّيْلَةَ ثُمَّ اعْتَكَفْتُ الْعَشْرَ الأَوْسَطَ ثُمَّ أُتِيتُ فَقِيلَ لِى إِنَّهَا فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ فَمَنْ أَحَبَّ مِنْكُمْ أَنْ يَعْتَكِفَ فَلْيَعْتَكِفْ فَاعْتَكَفَ النَّاسُ مَعَهُ

"Aku pernah melakukan iktikaf pada 10 hari Ramadhan yang pertama. Aku berkeinginan mencari malam Lailatul Qadar pada malam tersebut. Kemudian aku beriktikaf di pertengahan bulan, aku datang dan ada yang mengatakan padaku bahwa Lailatul Qadar itu di 10 hari yang terakhir. Siapa saja yang ingin beriktikaf di antara kalian, maka beriktikaflah." Lalu di antara para sahabat ada yang beriktikaf bersama beliau. (HR Bukhari nomor 2018 dan Muslim: 1167)

10. Membayar zakat fitrah

Kaum Muslimin diwajibkan membayar zakat fitrah pada akhir bulan Ramadhan. Ini sebagaimana riwayat dari Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma, ia berkata:

فَرَضَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- زَكَاةَ الْفِطْرِ طُهْرَةً لِلصَّائِمِ مِنَ اللَّغْوِ وَالرَّفَثِ وَطُعْمَةً لِلْمَسَاكِينِ مَنْ أَدَّاهَا قَبْلَ الصَّلاَةِ فَهِىَ زَكَاةٌ مَقْبُولَةٌ وَمَنْ أَدَّاهَا بَعْدَ الصَّلاَةِ فَهِىَ صَدَقَةٌ مِنَ الصَّدَقَاتِ.

"Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam mewajibkan zakat fitrah untuk menyucikan orang yang berpuasa dari kata-kata yang sia-sia dan kata-kata keji, dan juga untuk memberi makan pada orang miskin. Barang siapa yang menunaikannya sebelum sholat maka zakatnya diterima dan barang siapa yang menunaikannya setelah shalat maka itu hanya dianggap sebagai sedekah di antara berbagai sedekah." (HR Abu Dawud nomor 1609 dan Ibnu Majah: 1827. Al Hafizh Abu Thahir mengatakan sanad hadits ini hasan)

Zakat fitrah di pengujung bulan Ramadhan juga menjadi sebab mendapat ampunan Allah Subhanahu wa Ta'ala. Sebab, zakat fitrah akan menutupi kesalahan berupa kata-kata kotor dan sia-sia.

Ulama-ulama terdahulu mengatakan bahwa zakat fitrah adalah bagaikan sujud sahwi (sujud yang dilakukan ketika lupa, pen) dalam sholat, yaitu untuk menutupi kekurangan yang ada. (Lathaif Al-Ma'arif, halaman 377)

Itulah penjelasan mengenai 10 ibadah yang dianjurkan di bulan Ramadhan. Wallahu a'lam bisshawab

(Hantoro)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya