Ramadhan 2026 Dimulai 19 Februari? Sejumlah Negara Resmi Umumkan Awal Puasa

Awaludin, Jurnalis
Minggu 15 Februari 2026 20:52 WIB
Ramadhan (foto: freepk)
Share :

JAKARTA - Menjelang Ramadhan 2026, umat Muslim di berbagai belahan dunia bersiap menyambut bulan suci yang identik dengan puasa, refleksi spiritual, dan peningkatan amal. 
Secara astronomi, awal Ramadhan diprediksi jatuh pada 18 atau 19 Februari 2026. Namun, penetapan resmi tetap bergantung pada penampakan hilal di masing-masing negara.

Berdasarkan lansiran dari gulfnews, Minggu (15/2/2026). Kalender Islam menggunakan sistem lunar, di mana awal bulan ditentukan berdasarkan terlihatnya bulan sabit (hilal). Karena perbedaan metode, baik rukyat (pengamatan langsung), rukyat global, maupun hisab (perhitungan astronomi), tanggal awal Ramadhan bisa berbeda antarnegara.

Hilal 17 Februari Diprediksi Sulit Terlihat

Mayoritas negara Islam dijadwalkan melakukan pemantauan hilal pada Selasa, 17 Februari 2026. Namun, secara astronomis, bulan sabit diperkirakan tidak terlihat atau sangat kecil kemungkinan terlihat di banyak wilayah, termasuk Uni Emirat Arab (UEA), Arab Saudi, Yordania, dan Mesir.

Pada hari tersebut:

Bulan diprediksi terbenam sebelum matahari.

Jarak sudut Matahari–Bulan berada di bawah batas visibilitas (limit Danjon), sehingga mustahil diamati secara kasat mata.

Fenomena gerhana Matahari cincin yang terjadi pada hari yang sama semakin menegaskan posisi konjungsi.

Karena itu, banyak negara kemungkinan akan menggenapkan bulan Sya’ban menjadi 30 hari, sehingga Kamis, 19 Februari 2026, berpotensi menjadi hari pertama Ramadhan.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya