India melalui Haj Committee of India (HCOI) menyediakan paket haji yang disubsidi secara organisasional melalui koordinasi pemerintah. Jemaah yang berangkat melalui HCOI biasanya dikenakan biaya berkisar antara INR 350.000 hingga INR 400.000 (sekitar Rp66–75 juta), tergantung pada embarkasi keberangkatan. Biaya ini mencakup akomodasi, transportasi, dan layanan kesehatan yang telah dinegosiasikan secara kolektif oleh pemerintah India.
Mesir memiliki skema unik yang dikelola oleh Kementerian Dalam Negeri yang dikenal sebagai Haj al-Qur'a (Haji Undian). Skema ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi warga negara dengan biaya yang lebih rendah daripada agen travel komersial. Biaya untuk skema ini diperkirakan berada di kisaran EGP 180.000 hingga 200.000 (sekitar Rp58–65 juta). Angka ini merupakan salah satu yang terendah di kawasan Afrika Utara karena standarisasi layanan yang ketat oleh pemerintah Mesir.
Terjangkaunya biaya haji di negara-negara tersebut bukan disebabkan oleh penurunan kualitas layanan, melainkan adanya intervensi pemerintah yang kuat, baik melalui subsidi langsung maupun pengelolaan dana haji yang produktif. Bagi jemaah, sangat penting untuk selalu memantau pengumuman resmi dari otoritas agama di negara masing-masing guna mendapatkan rincian biaya terbaru yang berlaku.
(Rahman Asmardika)