Khutbah Jumat: Di Era Viral, Jangan Kehilangan Rasa Malu kepada Allah

Rahman Asmardika, Jurnalis
Jum'at 17 Juli 2026 09:05 WIB
Ilustrasi.
Share :

JAKARTA - Di era media sosial ini, seorang Muslim seharusnya selalu mengingat rasa malu, terutama kepada Allah SWT pada setiap ucapan, perbuatan, dan unggahannya. Kita perlu ingat bahwa semua tindakan akan diminta pertanggungjawaban oleh Allah SWT, termasuk yang dilakukan di dunia maya dan media sosial.

Popularitas dan keviralan di dunia maya tidak boleh menjadi tujuan hidup. Hal ini diingatkan kembali dalam khutbah Jumat bertema "Di Era Viral, Jangan Kehilangan Rasa Malu kepada Allah", sebagaimana dilansir dari NU Online.

Khutbah I 

 الْحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ جَعَلَ الزَّمَانَ مِيْدَانًا لِلطَّاعَةِ، وَفَضَّلَ بَعْضَ الشُّهُوْرِعَلَى بَعْضٍ بِحِكْمَةٍ بَالِغَةٍ، فَجَعَلَ مِنْهَا شَهْرَ َذِيْ الْحِجَّةِ شَهْرًا حَرَامًا، وَمُوْسِمًا لِزِيَادَةِ التَّقْوَى. وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، شَهَادَةً تُنْقِذُنَا مِنْ عَذَابِهِ وَتُبَلِّغُنَا رِضْوَانَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الَّذِيْ يَحُثُّ أُمَّتَهُ عَلَى الطَّاعَاتِ وَالْقُرُبَاتِ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً وَسَلَامًا مُتَلَازِمَيْنِ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. أَمَّا بَعْدُ، فَيَاأَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي الْقُرْاٰنِ الْعَظِيْمِ: أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ: وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهٖ عِلْمٌۗ اِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ اُولٰۤىِٕكَ كَانَ عَنْهُ مَسْـُٔوْلًا

Ma’asyiral Muslimin, Jamaah shalat Jumat yang dimuliakan Allah,

Wasiat takwa menjadi salah satu rukun yang harus disampaikan oleh para khatib dalam setiap khutbahnya. Oleh karena itu, mari kita kuatkan ketakwaan dan juga keimanan kita kepada Allah swt.  

Takwa yang senantiasa tertancap dalam diri, insyaAllah kita akan selalu dalam jalur yang telah ditentukan oleh Allah. Dengan takwa, kita akan senantiasa menjalankan segala perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya  

Lebih jauh, takwa juga akan menjadi modal kita dalam menghadapi perubahan zaman yang semakin modern dan cepat saat ini. Zaman dimana perubahan peradaban terjadi. Perubahan cara hidup dan karakter manusia akibat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. 

Jika dulu, seseorang dikenal karena ilmu, akhlak, atau jasanya kepada masyarakat. Kini, dengan adanya internet, khususnya media sosial, seseorang dapat menjadi terkenal hanya dalam hitungan menit dan bisa memiliki banyak pengikut.  

Akibatnya, ukuran keberhasilan pun sering kali bergeser. Banyak orang merasa bangga ketika kontennya ditonton jutaan kali, unggahannya mendapatkan ribuan tanda suka, atau akunnya memiliki banyak pengikut. Padahal banyak sekali konten-konten di akun media sosial dengan banyak pengikut tidak mempertimbangkan halal dan haram apa yang dihasilkannya.  

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya