Khutbah Jumat: Di Era Viral, Jangan Kehilangan Rasa Malu kepada Allah

Rahman Asmardika, Jurnalis
Jum'at 17 Juli 2026 09:05 WIB
Ilustrasi.
Share :

Demi mendapatkan perhatian, ada akun yang rela membuka aibnya sendiri, mengumbar aurat, mempermalukan orang lain, menyebarkan berita bohong, membuat candaan yang menghina agama, bahkan menampilkan kemaksiatan secara terbuka. Yang lebih memprihatinkan, semua itu dianggap biasa dan dinormalisasi.

Ma’asyiral Muslimin, Jamaah shalat Jumat yang dimuliakan Allah,

Dalam menghadapi fenomena senang viral dan pamer di era saat ini, penting untuk kembali membiasakan sifat mulia yang menjadi benteng dari berbagai perbuatan dosa, yaitu rasa malu (al-haya’).

Rasulullah saw bersabda:

اَلْحَيَاءُ مِنَ اْلإِيْمَانِ 

Artinya: "Rasa malu merupakan bagian dari keimanan,". (HR Tirmidzi)

Dalam Kitab Fathul Bari yang ditulis oleh Imam Ibnu Hajar al-Haitami jilid I, halaman 52 disebutkan bahwa haya atau malu didefinisikan sebagai:

Dalam Kitab Fathul Bari yang ditulis oleh Imam Ibnu Hajar al-Haitami jilid I, halaman 52 disebutkan bahwa haya atau malu didefinisikan sebagai:

خُلُقٌ يَبْعَثُ عَلَى اجْتِنَابِ الْقَبِيحِ وَيَمْنَعُ مِنَ التَّقْصِيرِ فِي حَقِّ ذِي الْحَقِّ 

Artinya: “Sebuah akhlak yang mendorong untuk menjauhi perkara jelek dan mencegah dari kesembronoan dalam haknya Allah Pemilik kebenaran.”  

Sayangnya, budaya media sosial sering kali mengikis rasa malu. Demi menjadi viral, sebagian orang tidak lagi malu mempertontonkan aurat, tidak malu memamerkan kemewahan secara berlebihan, tidak malu mengucapkan kata-kata kasar, bahkan tidak malu menjadikan agama sebagai bahan candaan. Ketika rasa malu hilang, maka pintu-pintu maksiat pun terbuka lebar. 

Rasulullah saw pernah bersabda:

  عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ  عقبه بن عمرو الانصاري الْبَدْرِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :  إِنَّ مِمَّا أَدْرَكَ النَّاسُ مِنْ كَلَامِ النُّبُوَّةِ الْأُولَى : إِذَا لَمْ تَسْتَحْيِ ، فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ . رَوَاهُ الْبُخَارِي 

Artinya: "Diriwayatkan dari Abu Masud Uqbah bin ‘Amr Al Anshari bahwa Nabi bersabda: “Sesungguhnya sebagian dari apa yang telah diketahui oleh manusia dari pesan kenabian yang terdahulu: jika kamu tak punya malu, maka berbuatlah sesukamu. (HR. Al Bukhari) 

Dari hadits ini kita bisa mengetahui bahwa sikap malu merupakan ajaran yang bukan hanya dipesankan oleh Nabi Muhammad, namun nabi-nabi terdahulu sudah mengingatkan tentang hal ini. 

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya