5 Amalan Sebelum Tidur Agar Hati Lebih Damai dan Tenang

Niken Wulandari, Jurnalis
Senin 19 Oktober 2026 16:48 WIB
Ilustrasi.
Share :

3. Membaca Ayat Kursi

Membaca Ayat Kursi (QS. Al-Baqarah: 255) sebelum tidur dianjurkan karena menghadirkan rasa aman. Dalam hadis riwayat Bukhari dari Abu Hurairah RA, siapa yang membacanya ketika hendak tidur akan dijaga Allah dan tidak didekati setan hingga subuh. Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar menyebutnya ayat paling agung dalam Al-Qur’an. Isinya mengingatkan bahwa Allah Maha Hidup dan tidak pernah tidur, sehingga hati yang gelisah bisa menyerahkan penjagaannya kepada-Nya.

اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَاۤءَۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَاۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ

Allāhu lā ilāha illā huwal-ḥayyul-qayyūm. Lā ta’khużuhū sinatuw wa lā naūm. Lahū mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ. Man żallażī yasyfa’u ‘indahū illā bi’iżnih. Ya’lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum. Wa lā yuḥīṭūna bisyai’im min ‘ilmihī illā bimā syā’. Wasi’a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ. Wa lā ya’ūduhū ḥifẓuhumā wa huwal-‘aliyyul-‘aẓīm.

Artinya: “Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Maha Hidup, Yang terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Maha Tinggi, Maha Besar.”

4. Membaca Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas

Amalan berikutnya adalah membaca tiga surah pendek yang tidak pernah ditinggalkan Rasulullah SAW sebelum tidur, yaitu Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas. Aisyah RA meriwayatkan bahwa setiap malam beliau menyatukan kedua telapak tangan, meniupnya, membacakan ketiga surah tersebut, lalu mengusapkan tangan ke seluruh bagian tubuh yang terjangkau, dimulai dari kepala, wajah, dan bagian depan tubuh. Hal itu dilakukan sebanyak tiga kali (HR. Bukhari dan Muslim).

Ketiganya dikenal sebagai surah-surah perlindungan yang mengajarkan tauhid sekaligus memohon perlindungan dari berbagai keburukan, termasuk bisikan setan. Membacanya menghadirkan rasa aman yang menenangkan hati.

 

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya