Cara Mendapatkan Kenikmatan Saat Ibadah

Muhammad Fadhil Mubarok, Jurnalis
Minggu 25 Oktober 2026 16:46 WIB
Ilustrasi.
Share :

JAKARTA – Banyak umat Muslim merasa sudah disibukkan oleh berbagai aktivitas ibadah. Namun, hanya sedikit yang meluangkan waktu untuk mengevaluasi apakah ibadah tersebut benar-benar membekas dalam jiwa dan kehidupan sehari-hari. Padahal, ibadah yang bermakna semestinya mampu menghadirkan kenikmatan batin dan rasa dekat dengan Allah SWT, sebuah karunia luar biasa bagi setiap hamba.

Pada hakikatnya, seluruh bentuk ibadah merupakan sarana untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Lantas, sudahkah seorang hamba merasakan kedekatan itu dalam setiap ibadah yang dijalankannya?

Para ulama salaf pernah menyatakan:

عَبَدْتُ اللهَ خَمْسِينَ سَنَةً، فَمَا وَجَدْتُ حَلاَوَةَ العِبَادَةِ حَتَّى تَرَكْتُ ثَلاَثَةَ أَشْيَاءَ: تَرَكْتُ رِضَى النَّاسِ حَتَّى قَدَرْتُ أَنْ أَتَكَلَّمَ بِالحَقِّ، وَتَرَكْتُ صُحْبَةَ الفَاسِقِينَ حَتَّى وَجَدْتُ صُحْبَةَ الصَّالِحِينَ، وَتَرَكْتُ حَلاَوَةَ الدُّنْيَا حَتَّى وَجَدْتُ حَلاَوَةَ الآخِرَةِ

"Aku telah beribadah kepada Allah selama 50 tahun. Aku tidak dapat merasakan manisnya ibadah sampai aku meninggalkan tiga perkara:

  • Aku meninggalkan ridha manusia, sehingga aku mampu mengatakan kebenaran (hanya karena Allah Ta'ala semata).
  • Aku meninggalkan persahabatan dengan orang fasik, sehingga aku dapat bersahabat dengan orang saleh.
  • Aku meninggalkan kelezatan dunia, sehingga aku mendapatkan kelezatan akhirat." (Dikutip dari kitab Siyar A’lam An-Nubala karya Al-Imam Adz-Dzahabi rahimahullah).

Apabila seseorang belum mampu merasakan manisnya beribadah, bisa jadi salah satu dari poin di atas, atau bahkan ketiganya, masih melekat dalam dirinya. Dalam kitab Syarah al-Wajibat, ibadah secara bahasa dimaknai sebagai perendahan diri, ketundukan, dan kepatuhan.

Sementara secara istilah syariat, para ulama mengemukakan berbagai definisi. Salah satu yang dinilai paling baik dan paling lengkap adalah definisi yang disampaikan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah.

Ibnu Taimiyah rahimahullah mengatakan, “Ibadah adalah suatu istilah yang mencakup segala sesuatu yang dicintai Allah dan diridhai-Nya, baik berupa perkataan maupun perbuatan, yang tersembunyi (batin) maupun yang tampak (lahir).”

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya