Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemondokan Tua di Makkah Terancam Tak Disewa Lagi

Syukri Rahmatullah , Jurnalis-Minggu, 04 Desember 2011 |07:58 WIB
Pemondokan Tua di Makkah Terancam Tak Disewa Lagi
Ilustrasi
A
A
A

MAKKAH- Daerah Kerja Makkah sudah menyebarkan form kepada pengawas pemondokan, hasilnya berdasarkan masukan jamaah haji rumah-rumah tua dinilai sudah tidak layak pakai lagi.

Hal tersebut akan menjadi pertimbangan penyewaan rumah atau pemondokan tahun depan. ’’Rumah tua menurut jamaah tidak layak. Ke depan itu menjadi bahan pertimbangan untuk tidak diambil (disewa) lagi,’’ ujar Kepala Daerah Kerja Makkah Arsyad Hidayat, saat ditanya wartawan mengenai evaluasi pemondokan.

’’Lift rusak kita catat sebagai evaluasi ke depan. Kalau pemilik tidak mencari alat baru atau tidak memperbaikinya, ke depan rumah itu ditinggalkan,’’ lanjutnya.. Selain itu, ada rumah yang layak huni, namun akses kendaraan untuk masuk tidak bisa. Sebab, rumah tersebut berada di gang kecil.’’Ini juga dipertimbangkan,’’ imbuhnya.

Arsyad mengungkap secara umum, jamaah puas terhadap kondisi perumahan di Makkah. Apalagi secara jarak, kalau melihat tahun lalu. Ketika itu, jarak terjauh 4 km. Saat ini, selain banyak rumah yang relatif baru dan bagus, jarak terjauhnya hanya 2,5 km. Kalau pun tua tetap terpelihara.

'’Ya, rumah-rumah itu kadang hanya dipakai setahun sekali. Dari rumah-rumah tersebut, 92 persen layak disewa lagi. Sedangkan 8 persen, tidak layak. Form itu untuk kontrol. Di antaranya selama perjalanan rumah itu disewa seperti apa,’’ terangnya.

Dari form yang dicatat oleh petugas, satu item pekerjaan yang paling rendah dilaksanakan oleh pemilik rumah adalah mengganti sarung bantal dan sprei. Ke depan dalam klausul kontrak akan dilihat lagi. Ini poin penting. Sedangkan yang tertinggi terkait kebersihan.

(Dede Suryana)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement