Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jajanan Jadul Menu Berbuka Puasa Ramadan

Taufik Budi , Jurnalis-Minggu, 05 Mei 2019 |09:45 WIB
Jajanan Jadul Menu Berbuka Puasa Ramadan
Jajanan Jadul (Foto: Taufik Budi/Kontributor)
A
A
A

BERAGAM jajanan zaman dulu alias jadul dihadirkan sebagai menu berbuka puasa Ramadan di Semarang Jawa Tengah. Terdapat lebih dari 75 jenis jajanan untuk berbuka sekaligus bernostalgia kembali ke masa lalu.

Uniknya, beragam jajanan pasar itu disajikan dalam tenongan atau wadah berbentuk bundar yang terbuat dari anyaman bambu. Tenongan ini pun sudah jarang sekali ditemukan kecuali di daerah lereng Gunung Sumbing Wonosobo.

“Tenongan ini sangat unik dan langka. Kali ini kita mengangkat tenongan yakni tempat makanan dari bambu yang biasa dipakai untuk syukuran, kenduri, di daerah di lereng gunung Sumbing Wonosobo dan Purworejo,” terang Eksekutif Chef Hotel Chanti Semarang, Anas Harsanto, Minggu (5/5/2019).

Baca juga :

Menurutnya, tenongan banyak digunakan warga lereng Gunung Sumbing untuk membawa beragam makanan untuk prosesi nyadran ke makam leluhur. Tradisi itu dilakukan menjelang bulan Ramadan untuk membersihkan makam sekaligus berdoa bersama.

“Tradisi itu dilakukan sebelum puasa, kalau orang menyebutnya nyadran leluhur. Artinya kalau nyadran bersih makam, sekaligus mensucikan diri atau saling memaafkan serta melebur kesalahan. Misalnya sebelum kita memasuki Ramadan memberikan sedekah atau memakan kenduri di area pemakaman itu,” jelasnya lagi.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement