Ini Menu Sahur dan Berbuka yang Dianjurkan Rasulullah

Gurais Alhaddad, Jurnalis · Selasa 07 Mei 2019 16:45 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 07 614 2052618 ini-menu-sahur-dan-berbuka-yang-dianjurkan-rasulullah-irEwpqjvSK.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Dalam berpuasa Ramadan, ada dua aktivitas yang tidak boleh dilewatkan oleh umat Muslim yaitu sahur dan berbuka puasa seperti yang diajarkan oleh baginda Nabi Muhammad SAW. Apa menu sahur dan berbuka puasa Nabi Muhammad?

Sahur adalah salah satu ajaran Rasulullah untuk umatnya agar puasanya dapat dijalankan dengan sempurna. Sahur adalah sebuah istilah Islam yang merujuk kepada aktivitas makan oleh umat Islam yang dilakukan dini hari bagi yang akan menjalankan ibadah puasa pada bulan suci Ramadan.

Sedangkan berbuka puasa adalah sebutan untuk aktivitas membatalkan puasa pada waktu Maghrib yang dilakukan dengan makan dan minum secara halal dan secukupnya seperti yang diajarkan Rasulullah.

Tapi masih banyak orang belum tahu menu sahur dan buka puasa apa yang dianjurkan Rasulullah. Ini ulasannya.

 

 Baca Juga: Mengapa Umat Muslim Harus Berpuasa di Bulan Ramadan?

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

نِعْمَ سَحُورُ الْمُؤْمِنِ التَّمْرُ

“Sebaik-baik sahurnya orang mukmin adalah kurma.”

(HR. Abu Daud 2345, Ibnu Hibban 3475 dan dishahihkan al-Albani dan Syuaib al-Arnauth).

Kemudian disebutkan at-Thabrani dalam Mu’jam al-Kabir, dengan sanad yang di dalamnya terdapat perawi Ibnu Lahai’ah, dari sahabat Uqbah bin Amir radhiyallahu ‘anhu,

أن النبي صلى الله عليه وسلم أخذ حفنة من تمر، فقال: نعم سحورٌ للمسلم

Bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengambil segenggam kurma, kemudian beliau bersabda, “Ini sebaik-baik hidangan sahur orang Muslim.”

(Mu’jam al-Kabir, 17/282)

 Baca Juga: Takut Ketiduran, Bolehkah Sahur Sebelum Tidur?

Yang dimaksud Tamr adalah kurma kering. Umumnya kurma yang beredar di Indonesia sudah kering, berwarna hitam. Sedangkan kurma basah (Ruthab) berwarna hijau atau kecoklatan. Hadis di atas menunjukkan keistimewaan dan anjuran untuk makan sahur dengan kurma. Mengapa kurma?

 

Ali al-Qori ulama madzhab hanafi mengutip keterangan at-Thibi:

وإنما مدح التمر في هذا الوقت لأن في نفس السحور بركة وتخصيصه بالتمر بركة على بركة إذا فطر أحدكم فليفطر على تمر فإنه بركة ليكون المبدوء به والمنتهى إليه البركة

“Dianjurkan menggunakan kurma di waktu sahur, karena sahur sendiri adalah keberkahan. Dan dikhususkan kurma, sehingga menjadi keberkahan bertumpuk keberkahan. Apabila kalian berbuka, hendaknya dia berbuka dengan kurma, karena kurma itu berkah. Sehingga mengawali buka dengan berkah, dan ujungnya juga berkah.” (Mirqah al-Mafatih, 6/306)

Dalam hadis lain juga mengatakan mengenai menu berbuka puasa yang Rasulullah ajarkan. Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata,

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berbuka dengan ruthab (kurma muda) sebelum salat, jika tidak ada ruthab, maka beliau berbuka dengan kurma, jika tidak ada kurma, beliau minum dengan satu tegukan air.” (HR Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Khuzaimah).

Dari pemaparan semua hadis di atas mengatakan bahwa menu sahur dan berbuka puasa Rasulullah adalah buah urma, karena dalam buah kurma terdapat banyak keberkahan.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya