BULAN puasa sudah meninggalkankan kita. Bulan puasa kita berlomba-lomba untuk menambah pahala memanglah sudah biasa, tetapi apakah bisa kebiasaan di bulan Ramadan tetap terjaga di bulan syawal? Ternyata suksesnya seseorang di bulan Ramadan dapat diukur dengan perbuatan kita setelah berakhirnya bulan Ramadan.
Jika seseorang mengimplementasikan kegiatan positifnya di bulan puasa pada bulan-bulan yang lainnya, maka orang tersebut bisa dikatakan sukses dalam menjalankan ibadah puasa di bulan lalu.
Karena indikasi sukses nya orang berpuasa pada satu bulan penuh, adalah ketika seseorang bisa membawa amalan-amalan yang dilakukan pada bulan ramadan ke pada bulan lainnya.
"Indikasi puasa kita sukses adalah ketika kita bisa menjalani ibadah dengan sempurna seperti di bulan puasa. " Ujar Ustad Asroni Al Paroya, ketua Forum Komunikasi Dai Muda Indonesia, Jakarta timur, ketika dihubungi Okezone, belum lama ini.
Ibnu Athaillah As Iskandari dalam kitab Al-Hikam menyebut "Man wajada tsamrata amalihi ajilan fahuwa dalilun ala qabulihi ajilan.” Artinya, “Barangsiapa mendapatkan buah amalnya di dunia, maka itu menjadi petunjuk diterima amalnya di akhirat.”
Maka dari itu, kita perlu menjaga amalan-amalan yang baik pada bulan ramadan di bulan-bulan lainnya. Ustad Achmad Ikrom menyebut, setidaknya ada lima tips menjaga kualitas ibadah pasca bulan puasa
1. Segera lakukan puasa 6 hari di bulan syawal,
2. Jangan lupa untuk tetap solat berjamaah,
3. Perbanyak silaturahmi kepada orang tua, dan orang saleh,
4. Carilah pekerjaan yang tidak mengganggu ibadah,
5. Perbanyak dzikir dan shalawat dalam tiap keadaan.
(Renny Sundayani)