Beberapa orang memilih melanjutkan puasa seusai Ramadan di bulan Syawal. Selain karena untuk mendapatkan ridho Allah, puasa Syawal juga dilakukan agar tubuh tetap terjaga kesehatannya.
Namun, bagaimana dengan mereka yang punya utang puasa Ramadan dan tetap ingin melakukan puasa Syawal? Apakah boleh kemudian kedua niat ini digabungkan?
Menjawab pertanyaan tersebut, Okezone coba bertanya pada Ustadz Fauzan Amin dan berikut paparannya.

Menurut dia, puasa Syawal sangat disunahkan. Hanya, bagi Anda yang memiliki utang puasa Ramadan, dianjurkan untuk meng-qadha segera utang puasanya terlebih dahulu. "Setelah utang puasa Ramadannya terbayar, maka dia boleh melanjutkannya dengan puasa sunah Syawal," papar Ustadz Fauzan melalui pesan singkat, Sabtu (1/6/2019).
Hal ini juga sejalan dengan pernyataan di dalam kitab Mughnil Muhtaj, juz I, hal 654;
ولو صام في شوال قضاء أو نذرا أو غير ذلك ، هل تحصل له السنة أو لا ؟ لم أر من ذكره ، والظاهر الحصول. لكن لا يحصل له هذا الثواب المذكور خصوصا من فاته رمضان وصام عنه شوالا ؛ لأنه لم يصدق عليه المعنى المتقدم ، ولذلك قال بعضهم : يستحب له في هذه الحالة أن يصوم ستا من ذي القعدة لأنه يستحب قضاء الصوم الراتب ا هـ