Mengutip salah satu ungkapan Khalifah Umar bin Abdul Aziz yang terdapat pada Kitab Al-Mizan Al-Kubra karya Imam Al-Sya’rani, Sekjen mengingatkan tim MCH tentang bahaya hoaks.
“Idzaa ra'aytum jamaa'atan yatanaajawna sirran fiimaa baynahum bi amri diinihim, fasyhaduu anna dzaalika dlalaalun wa bid'atun. Ketika kalian melihat sekelompok orang yang berbisik-bisik (secara tertutup) terkait persoalan keagamaan mereka, yakinlah bahwa kelompok masyarakat itu sesat dan bid'ah,” ujarnya sembari menjelaskan pentingnya keterbukaan dalam beragama.

Sifat berbisik seringkali memunculkan sakwa sangka dan berpotensi menebar informasi yang tidak benar alias hoaks.
Baca Juga : Sekjen Kemenag: Pelaksanaan Manasik Jangan Hanya Administratif Saja
Pembekalan MCH berlangsung dua hari, 24-25 Juni 2019. Selain Sekjen, akan hadir sebagai narasumber, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Pembekalan juga dikemas dalam bentuk sharing pengalaman pelaksanaan tugas Tim MCH 2018, serta penguatan manasik haji.
Baca Juga : Jamaah Haji Khusus, Jangan Bayar Lunas Biaya Setoran Awal
(Erha Aprili Ramadhoni)