Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cerita Nenek Penjual Kacang Rajin Menabung hingga Bisa Berangkat Haji

Antara , Jurnalis-Rabu, 10 Juli 2019 |11:04 WIB
Cerita Nenek Penjual Kacang Rajin Menabung hingga Bisa Berangkat Haji
Nenek Sunak Mutiha Djumakah sang penjual kacang yang tahun ini berangkat haji. (Foto: Hanif Nashrullah/Antaranews)
A
A
A

Total biaya haji Rp36 juta tidak terasa dilunasinya dengan cara mengangsur selama berbulan-bulan setiap tahun dari sedikit uang hasil berjualan kacang yang dikumpulkan.

Nenek Sunak mengaku membayar angsuran dengan jumlah yang tidak pasti, terkadang Rp300 ribu per bulan, bahkan pernah berbulan-bulan tidak bisa mengangsur karena uangnya belum terkumpul.

Baca juga: Mengharukan, Pria Ini Berhaji Sambil Urus Ibu dan Mertua di Tanah Suci 

Jamaah haji Indonesia. (Foto: Okezone)

"Bayar angsuran biaya haji itu bisa sampai tiga bulan sekali atau lebih. Terakhir saya melunasi biaya haji membayar Rp3,5 juta saat mendapat panggilan mau berangkat haji," katanya.

Sementara itu, Nenek Sunak tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 9 Embarkasi Surabaya yang pada Senin 8 Juli 2019 malam memasuki Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.

Berdasarkan jadwal, Nenek Sunak akan terbang ke Tanah Suci melalui Bandar Udara Internasional Juanda di Sidoarjo pada malam ini sekira pukul 21.25 WIB.

(Hantoro)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement