Meski jumlah bus shalawat yang disediakan sudah cukup banyak, untuk menghindari penumpukan penumpang, Asep mengimbau jemaah untuk dapat datang lebih dini bila ingin sholat fardhu di Masjidil Haram.
“Pada saat ingin salat berjamaah di Masjidil Haram, wajib datang lebih dini, jangan mendekati waktu adzan. Sehingga tidak berebut dengan jamaah lain dan nyaman di Masjidil Haram,” pesan Asep.
Hal ini juga bertujuan untuk menghindari terjadinya kemacetan di jalur menuju terminal. Begitu juga ketika ingin kembali ke pemondokan usai salat fardhu, Asep mengimbau agar jeamaah dapat bergiliran meninggalkan Masjidil Haram.
(Arief Setyadi )