Menuju Makkah
Sebanyak 448 calon haji tergabung Kloter 8 Embarkasi Batam (BTH) asal Kabupaten Kampar dan Rokan Hilir –termasuk Kadariah– sudah meninggalkan Kota Makkah, Arab Saudi, pada pukul 01.30 waktu Arab Saudi, Minggu 21 Juli 2019.
"Sebelumnya bus jamaah harus dipastikan berhenti di Zulhulaifa atau yang lebih dikenal dengan Bir Ali, untuk miqat makani atau mengambil niat umrah wajib," kata Pranata Humas Ahli Kanwil Kemenag Riau Vethria Rahmi.
Baca juga: Calhaj Asal Padang Lawas Ini Berharap Sembuh dari Lumpuh ketika di Makkah
Menurut dia, seperti dilaporkan Ketua Kloter 8 BTH Sugeng Syafriadi, di Bir Ali jamaah disarankan berwudu kembali jika sudah batal, Salat Tahiyatul masjid dua rakaat, membaca istigfar.
Selanjutnya, katanya, jamaah menghadiahi ibu/bapak dengan Surah Alfatihah, berdoa dengan khusyuk, dan melaksanakan salat sunah ihram dua rakaat.

"JCH yang sudah bergeser dari Madinah ke Makkah hari ini berjumlah 443 jamaah dan 5 petugas haji, jadi keseluruhan jumlah JCH Kloter 8 adalah 448 orang," katanya.
Sementara jumlah jamaah haji yang telah tiba di Makkah sudah 6 kloter, dan jamaah tetap diimbau untuk beristirahat terlebih dahulu setiba di Makkah untuk memulihkan stamina, baru kemudian melakukan rangkaian ibadah umrah.
Baca juga: Kisah Cinta di Tanah Suci: Kakek Mahmud Enggan Terpisah dari Istri, walau Sekejap
Dalam Kloter 8 tercatat 1 jamaah yang masih dirawat di RSAS King Fahd Madinah yakni Sumarto Karyadi Karya asal Kota Bangun Tapung Kampar karena sakit.
Sebagai umat Islam, wajib baginya menunaikan rukun Islam yang lima itu yakni membaca syahadat (persaksian) bahwa tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah. Menegakkan salat, membayar zakat, berpuasa di bulan Ramadan, dan haji ke Baitullah al Haram.
(Hantoro)