Menurutnya, ada beberapa alasan yang membuat jamaah rentan terpisah dari rombongan. Antara lain karena dominasi jamaah risti, jamaah belum familiar dengan lingkungan baru, hingga sebagian jamaah juga memiliki kendala dalam komunikasi.
"Jamaah risti sebanyak 68%. Orang kalau berhaji di usia 60%, sehat atau tidak sehat disebut risti," kata dia.
Untuk itu, dia juga berharap proses edukasi jamaah bisa diberikan secara berulag dengan bahasa yang mudah dipahami.
Penempatan hotel juga, kata dia, harus memertimbangkan hasil evaluasi jumlah jamaah terbesar yang mengalami terpisah dari rombongan.
(Rizka Diputra)