KH Maimun Zubair wafat di Tanah Suci, Makkah. Hal ini menjadi duka bagi banyak orang. Ulama besar PBNU yang biasa disapa

Mbah Moen wafat di usianya yang ke-90 tahun. Siapa sangka, Selasa menjadi hari yang diinginkan Mbah Moen untuk dicabut nyawanya. Hal itu sesuai dengan video yang kini tengah viral di media sosial.
Akun Twitter @MurtadhaOne yang membagikan ulang video tersebut. Judul dari video itu ialah "Keistimewaan Hari Selasa di Pondok Sarang Rembang" - KH Maimoen Zubair.
Dalam posting-an tersebut, Murtadha menjelaskan, kalau Mbah Moen pernah minta didoakan agar meninggal pada Selasa, karena biasanya ahli ilmu itu meninggalnya hari Selasa. Dan dia juga minta didoakan meninggal di Makkah saat berhaji.
Seperti apa pernyataan Mbah Moen di video tersebut?
"Hari selasa itu Sarang mulai syiar. Saya mulai dari kecil dan menurut riwayat pondok yang Insya Allah pada pertama kali 1800-an didirikan pondok ini di Karangmangu," katanya di awal video.
Lalu, Mbah Moen melanjutkan, Selasa itu hari yang menurut neneknya, mulai dari nenek yang ke-4 sampai ayah dan ibu, kalau meninggal hari Selasa.
"Saya cerita yang sudah mengerti atau belum sampai mbah saya Ki Ahmad meninggal hari selasa. Sebab apa? Sebab Allah membuat itu empat hari. Ahad, Senin, Seloso, Rebo, sebab rampung bumi diciptakan Allah," ungkapnya.