Enzo Allie yang baru berusia 18 tahun tersebut di mata para gurunya di pesantren merupakan remaja yang rajin belajar dan taat beribadah. Ibadah sunnah seperti puasa daud dan salat tahajud rutin dilaksanakan.
Selain rajin belajar dan beribadah, selama di pesantren, Enzo rajin melakukan latihan fisik dengan lari mengelilingi pesantren dan latihan renang.
"Ananda Enzo ini rajin ibadah, saum (puasa) Senin-Kamisnya, puasa daud, salat tahajudnya apalagi salat berjamaahnya tidak ketinggalan," ujar Yudhi, guru Enzo di Pesantren Unggul Albayan.
Kerja keras Enzo Allie membuahkan hasil. Dia berhasil menguasai banyak bahasa di antaranya Bahasa Prancis, Inggris, Arab, Jepang, Jerman dan Italia. Enzo pun gigih untuk memperbaiki kemampuan Bahasa Indonesianya dengan meminta diberikan waktu tambahan belajar. Enzo sendiri mengenyam pendidikan di Sekolah SMA Pesantren Unggul Al Bayan, Anyer, Serang, Banten, selama tiga tahun.
(Muhammad Saifullah )