Indahnya Toleransi, Gereja Tiadakan Kebaktian Pagi Demi Salat Idul Adha

Minggu 11 Agustus 2019 08:17 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 11 614 2090444 indahnya-toleransi-gereja-tiadakan-kebaktian-pagi-demi-salat-idul-adha-51tiNzZVY6.jpg Toleransi gereja dan masjid (Foto: BBC)

Pada tahun 1939 sebuah gereja didirikan oleh umat Kristen Danukusuman di Joyodoningratan, Solo, di atas tanah yang dibeli dari seorang Muslim. Pemiliknya yang merupakan Muslim membolehkan tanahnya dibeli oleh pengelola gereja.

 Salat Idul Adha

Namun pemilik tanah yang seorang Muslim rela tanahnya dibeli pihak GKJ Joyodiningratan dengan syarat mereka kelak dibolehkan mendirikan masjid di samping gereja. Rupanya dibangunlah Masjid Al Hikmah di kemudian hari di samping gereja tersebut.

Guna menjaga perjanjian tetap utuh, maka dibangun prasasti setinggi 1,5 meter berbentuk lilin di antara gereja dan masjid untuk menjaga kerukunan dan toleransi antar umat Muslim dan Kristen.

Ketua Takmir Masjid Al Hikmah mengatakan, sejak 80 tahun berdiri tak pernah ada gesekan antara umat Islam dan Kristen di kawasan itu. Bahkan hubungan harmonis antara kedua umat bergama itu jadi contoh masyarakat.

Seperti dilansir BBC, Pendeta GKJ Joyodiningratan, Beritha Tri Setyo Nugroho mengatakan, pada kesempatan Idul Adha kali ini gereja tak mengadakan kebaktian. Kedua pihak lebih mengedepankan tenggang rasa ketika dihadapkan jadwal ibadah yang bersamaan waktunya.

"Peniadaan kebaktian pagi ini bukan hal yang baru untuk gereja dan masjid di sini," kata Beritha.

Guna menghormati umat Muslim yang melaksanan salat Idul Adha di masjid, pihak gereja memilih untuk meniadakan ibadah kebaktian pagi, Minggu (11/8/2019).

"Kami memutuskan untuk meniadakan ibadah kebaktian pagi yang dimulai pukul 06.30 WIB demi menghormati umat Muslim," ujar Beritha.

Peniadaan kebaktian dilakukan agar umat Islam bisa melaksanakan salat Idul Adha dengan memanfaatkan jalan di depan gereja dan masjid. Ini penting untuk dilakukan agar semua berjalan lancar.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Beritha menjelaskan, peniadaan ibadah kebaktian memang sudah disampaikan kepada para jemaat jauh-juauh hari. Mereka juga menghormati dan memahamui keputusan gereja.

Bahkan, lanjutnya, keputusan gereja ini dilakukan murni dari pihak gereja sendiri. Tak ada permintan dari pihak masjid.

Ketua Takmir Masjid Al Hikmah, Muhammad Nasir Abu Bakar menegaskan bahwa pihak gereja memang yang memundurkan jadwal ibadah kebaktian pagi karena berbarengan dengan salat Idul Adha.

"Ini bukan yang pertama kali, namun yang kesekian kalinya jika salat Id jatuh pada hari Minggu, pihak gereja akan meniadakan ibadah pagi. Memang luar biasa indah karena pihak gereja memundurkan kebaktian pagi. Kami tidak memaksa, tapi memang kami selalu saling berkomunikasi dengan pihak gereja ketika ada waktu yang bersamaan. Kami selalu begitu dan tidak ada masalah selama ini," terang Muhammad.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya