nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Selfie dengan Hewan Kurban, Apa Hukumnya?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Minggu 11 Agustus 2019 15:11 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 11 614 2090484 selfie-dengan-hewan-kurban-apa-hukumnya-YAt95cBKaD.jpg Selfie dengan hewan kurban (Foto: DNA India)

Di Hari Raya Idul Adha, ibadah sunah yang tak ada di hari lain ialah menyaksikan hewan kurban disembelih. Terkhusus bagi mereka yang memang membeli hewan kurban dan berniat untuk disedekahkan pada masyarakat.

 Berfoto dengan hewan kurban

Selain menyaksikan hewan kurban disembelih, tentu salat Idul Adha dan puasa sampai daging kurban siap menjadi makanan pun menjadi bagian dalam sunnah Idul Adha. Jika dikerjakan, tentu pahala yang akan didapat dari Allah SWT akan berlipat.

Berkurban hewan di Hari Raya Idul Adha juga punya keistimewaan tersendiri. Satu bulu hewan yang dikurbankan, akan digantikan oleh Allah SWT dengan 10 kebaikan dan menghapus 10 keburukan. Tidak hanya itu, hewan kurban juga akan menghapus semua dosa manusia.

Tapi, semua amalan itu akan lenyap jika Anda melakukan hal sepele seperti selfie dengan maksud pamer. Tindakan ceroboh ini ternyata berdampak luar biasa untuk amalan di Hari Raya Idul Adha.

Seperti yang dijelaskan Ustadz Mahfud Said, siapa saja yang selfie dengan hewan kurban dengan maksud pamer atau riya, maka hukumnya haram. Terlebih jika foto selfie tersebut dimaksudkan untuk mengagungkan diri sendiri.

"Selfie dengan hewan kurban hukumnya haram kalau menjadi fitnah, ini kembali ke hukum riya," terangnya saat diwawancarai Okezone melalui pesan singkat, Minggu (11/8/2019).

Ustadz Mahfud Said melanjutkan, dengan maksud pamer, seseorang berarti ingin dipandang oleh manusia lain dan ini termasuk dalam tindakan riya.

Pamer seperti ini adalah riya yang bertujuan untuk mendapatkan penghargaan, pandangan, dan juga kekhususan dari orang lain. Tentu, tujuan seperti ini tidak diperbolehkan dan juga tidak dikehendaki Allah SWT.

"Maka dari itu, umat Islam jangan selfie dengan hewan kurban dengan maksud biar terlihat hebat dibandingkan orang lain," sambungnya.

Ustadz Mahfud Said menambahkan, jika memang ingin selfie, ada baiknya diniatkan untuk syiar. Jadi, Anda berharap dengan befoto tersebut, bisa menjadi contoh atau memotivasi orang lain untuk melakukan kurban di tahun depan.

Dengan maksud seperti itu, Allah akan lebih suka dan maksud syiar dalam Islam diperbolehkan. "Tapi memang tipis bedanya antara syiar dan pamer. Harus hati yang berbicara dan ketulusan hati juga perlu diberikan," ungkap Ustadz Said.

1
2

Berita Terkait

Serba-serbi Muslim

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini