Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Alasan Jemaah Afrika Bawa Anaknya Naik Haji

Novie Fauziah , Jurnalis-Senin, 12 Agustus 2019 |14:12 WIB
Ini Alasan Jemaah Afrika Bawa Anaknya Naik Haji
jemaah haji membawa anak (Arab News)
A
A
A

Tidak sedikit para orangtua membawa anak-anaknya ke Tanah Suci, Makkah atau ke Madinah dengan tujuan untuk beribadah haji atau umroh dan berziarah.

 Jemaah haji padati Makkah

Seperti dilansir dari laman Arab News, salah satu alasan mengapa para orangtua membawa anak-anaknya pergi ke Tanah Suci, Makkah terbagi menjadi dua. Pertama, tidak ada yang menjaga anak-anak mereka di rumah. Kedua, mereka mendidik anak-anaknya agar mengerti pentingnya ibadah haji.

Seorangg warga Sudan, Ayman Dafaalah dan istrinya membawa anak mereka naik haji. Alasannya tidak ada yang bisa membantu menjaga anaknya selama mereka beribadah haji.

"Kami tidak punya pilihan lain. Jadi, kami memutuskan untuk membawanya bersama kami. Kalau tidak, kami tidak bisa melakukan ritual ibadah haji," terang Dafaalah seperti dilansir Arab News, Senin (12/8/2019).

Selain tidak ada yang bisa menjaga anak, mereka juga sekaligus ingin mengajarkan anaknya untuk belajar bagaimana langkah-langkah perjalanan dan ibadah haji.

"Memang sangat sulit membawa anak-anak saat ibadah haji atau umrah. Namun kadang lebih sulit untuk meninggalkan mereka sendiri, atau dengan kerabat," ujar Dafaalah.

Dafaalah juga mengatakan, jika dia selalu memastikan putra sulungnya menghapal nomor ponsel kedua orangtuanya. Dia juga selalu menggendong putranya yang lebih kecil, karena alasan keamanan.

"Bahkan jika dia tersesat, saya yakin kita bisa menemukannya dengan bantuan petugas keamanan yang ada di Arafat," katanya.

Sementara itu, salah seorang jemaah asal Mesir, Rajab Ahmed Abdul-Ghani dan istrinya membawa putra mereka yang masih berusia tiga tahun karena khawatir jika meninggalkannya.

"Kami tak sanggup meninggalkan seorang anak di usia seperti ini, tidak peduli seberapa hebat penjaga itu. Anak itu akan menderita secara emosional karena ketidakhadiran kami, orangtuanya," kata Abdul-Ghani.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement