Kemudian Nabi menjawab; “ketika aku hendak bangun dari rukukku, Malaikat Jibril datang menyandarkan sayapnya di punggungku. Aku baru bisa bangun dari rukuk ketika ia mengangkat sayapnya.”
“Kenapa bisa begitu, Ya Rasul?”
“Aku tak sempat menanyakannya.”
Tiba-tiba Malaikat Jibril pun hadir di hadapan Rasulullah.

“Wahai Muhammad. Sungguh Ali hendak bergegas salat berjamaah bersamamu. Tapi kemudian ia bertemu seorang Nasrani tua di jalan, yang ia tak tahu keNasraniannya. Ia memuliakannya, dan tak mendahuluinya . Allah kemudian menyuruhku untuk menahan rukukmu, sampai dia bisa salat shubuh bersamamu.”
“Allah juga memerintahkan Malaikat Mikail untuk menahan matahari dengan sayapnya agar tak terbit, karena menghormati Ali.”
Kisah di atas sangat menarik dan banyak pelajaran yang bisa kita ambil. Ustadz Malik Mughni mengatakan, cerita tentang sayyidina Ali benar adanya ketika zaman Rasulullah. "Ya, itu cerita masyhur," katanya saat dihubungi Okezone, Kamis (22/8/2019).