Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Viral Anak Durhaka Injak Kepala Ibunya, kalau Sudah Ingat Pasti Menangis

Novie Fauziah , Jurnalis-Kamis, 29 Agustus 2019 |14:10 WIB
Viral Anak Durhaka Injak Kepala Ibunya, kalau Sudah Ingat Pasti Menangis
Anak durhaka itu akhirnya minta maaf pada ibunya (Foto: Youtube)
A
A
A

Sempat viral video seorang anak tega menginjak kepala ibunya yang tengah terbaring sakit. Kelakuan anak durhaka itu memancing emosi warganet yang geram atas perlakuan buruknya kepada ibunya.

 Anak durhaka harus tobat

Ibu yang diinjak kepalanya oleh anak durhaka yang dilahirkannya itu bernama Rusmini. Ia merupakan warga Tegalsari, Surabaya, Jawa Timur. Namun kini Rusmini telah meninggal dunia usai memaafkan anaknya yang berlaku durhaka kepadanya.

Menyikapi hal itu, apa ganjaran yang akan didapatkan oleh anak durhaka pada orangtuanya?

Mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Amidhan Shaberah mengatakan, anak yang berlaku kasar pada orangtuanya harus diberi pencerahan tentang ilmu agama.

"Pertama, anak itu harus dicerahkan kewajiban berbakti pada orangtua. Kedua, apakah anak itu diajarkan tentang menghormati orangtua. Kemudian pada waktu itu mungkin ada situasi yang luar biasa, entah ibunya mengucapkan apa sehingga anak itu tersinggung, lalu dia tendang," kata Kiai Amidhan pada Okezone saat ditemui di Kantor MUI, Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Anak yang memiliki akhlak tidak baik itu, terang Kiai Amidhan, harus dikembalikan kepada orangtuanya. Terutama seorang ibu yang harus memaafkan anaknya karena rasa kasih sayang.

Kiai Amidhan juga menambahkan, dalam memberi pelajaran kepada anak jangan sampai berlaku kasar, atau jangan membalas apa yang sudah dia lakukan.

"Kalau anaknya masih normal pasti bisa menangis atas kekeliruannya. Tapi jangan dihukum ditendang lagi. Itu bukan Islam. Itu asal muasalnya tentang pendidikan keagamaan, berbakti pada orangtua," ujarnya.

Hadist HR. Bukhari-Muslim menerangkan,"Sesungguhnya Allah mengharamkan sikap durhaka kepada para ibu, pelit, dan tamak, mengubur anak perempuan hidup-hidup. Dan Allah juga tidak menyukai qiila wa qaala, banyak bertanya dan membuang-membuang harta" (HR. Bukhari-Muslim).

Seperti hadist yang diterangkan di atas, bahwa anak yang durhaka pada ibunya pasti dimurkai Allah SWT. "Kalau dia betul-betul durhaka itu ya tidak akan masuk surga," kata Kiai Amidhan.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement