Kedua ialah menimba ilmu dari guru yang jelas kredibelitasnya. Selain belajar otodidak, belajar langsung dari guru juga sangat diperlukan, namun pilih guru yang kredibelnya jelas. Bisa juga dengan rajin mendatangi ceramah atau kajian, dengan catatan bukan kajian atau ceramah yang keliru. Kajian yang baik adalah ceramah yang tidak pernah mencaci maki, dan tidak memfitnah.
Tips terakhir ialah dengan tidak hanya mencari seorang guru. Ustadz Fauzan menyarankan, alangkah baiknya untuk mencari guru dan referensi sebanyak-banyaknya, agar tidak merasa benar seorang diri.
“Caranya gampang, cari guru jangan hanya satu. Kenapa? Agar kebenarannya tidak hanya satu, semakin banyak guru semakin banyak kebenaran yang didapat. Makin banyak pilihan, nanti bisa milih mana yang paling benar. Kalau cuma satu? Jadinya seolah-olah yang lain itu salah, hanya fanatisme buta. Belajar yang banyak, semakin banyak belajar agama maka orang itu makin terbuka, semakin toleran, semakin menghormati perbedaan. Paham kalau perbedaan itu biasa, cari banyak insight dan referensi sebanyak mungkin,” tutup Ustadz Fauzan.
(Dinno Baskoro)