Sementara KH Mustofa Bisri (Gus Mus) mengungkapkan, dalam rapat mustasyar PBNU tersebut, pihaknya memberi masukan kepada pengurus Tanfidz dan Syuriah PBNU untuk mempersiapkan Muktamar NU dengan baik juga mempersiapkan satu Abad NU agar bisa semakin bermanfaat untuk kemaslahatan umat dan bangsa ini.
Putra Kiai Ma’ruf, Gus Syauqi Ma’ruf Amin menambahkan, ada sejumlah peristiwa kebangsaan yang melatar belakangi kehadiran para Kiai sepuh dan ribuan kader Ansor-Banser di Tanara ini.

Sejumlah kiai sepuh yang hadir, di antaranya, Rais Amm PBNU, K.H Miftahul Achyar, K.H Mustofa Bisri, Pengasuh Ponpes Raudlatut Thalibin, Rembang, K.H Abuya Muhtadi Dimyati dari Banten, Tgh. Turmudzi dari Nusa Tenggara Barat, Ketua Umum PBNU, K.H Said Aqil Siradj, Ketua GP Ansor Gus Yaqut Cholil Qoumas, Gus Syauqi Ma'ruf Amin, dan para pimpinan PBNU lainnya, seperti Juri Ardiantoro dan lain-lain
"Abah sebagai Wapres terpilih, juga meminta saran para kiai atas berbagai persoalan kebangsaan mutakhir," imbuhnya.
(Muhammad Saifullah )