nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Doa dan Amalan Mencari Jodoh dan Disegerakan Menikah

Novie Fauziah, Jurnalis · Rabu 02 Oktober 2019 17:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 02 614 2111996 doa-dan-amalan-mencari-jodoh-dan-disegerakan-menikah-cnsXblu4zn.jpg Doa dan amalan mencari jodoh (Foto: Readers Digest)

BANYAK amalan dan doa perihal dalam mencari jodoh, khususnya bagi Anda yang berniat untuk segera menikah. Bebarapa Ulama pun kerap memberikan ijazah kepada murid-muridnya tentang mempermudah menikah.

Seperti ijazah dari Syaikhna Mar'i Hasan ar-Rasyid ad-Dimasyqi untuk mempermudah urusan nikah. Bacaan ini dapat Anda baca sebagai amalan untuk membantu mengabulkan hajat dalam mencari jodoh, berikut doa dan amalannya:

Doa Nabi Musa dibaca 7 kali setalah salat subuh

رَبِّ إِنِّى لِمَا أَنْزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيْرٌ

Robbi Innī limā anzalta ilayya min khoirin faqir

Artinya: "Ya Tuhanku, sungguh aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku"

 Mencari jodoh

Setelah membaca doa tersebut, juga disertai doa tambahan seperti berikut ini;

ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار

Robbanā ātinā fid dun-yā hasanah wa fil ākhirati hasanah wa qinā 'adzāban nār.

Sementara itu menurut Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani), Ustadz Ainul Yaqin mengatakan, Ijazah, doa, amalan aurad atau wirid tujuan utama sebenarnya adalah agar manusia mendapatkan ridha Allah SWT.

"Amalan dan doa ataupun ijazah yang kita dapatkan dari para Masyayikh atau para guru-guru kita adalah bentuk pendekatan diri kita pada Allah SWT agar benar-benar sesuai dengan tuntutan dan ajaran Islam, atau Amaliah Sholeh yang dapat memberikan keberkahan untuk kita, diijabah Allah maksud dan tujuan kita," ujarnya saat dihubungi Okezone, Rabu, (2/10/2019). Klik halaman selanjutnya untuk doa dan amalan mencari jodoh.

Menggunakan fiil amar dalam Ayat dibawah ini Allah berfirman:

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

Artinya: Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina. (QS: al-Ghafir:60)

Ayat tersebut artinya doa atau hajad apapun pasti akan diijabah oleh Allah, dan akan diberikan. Namun, jelasnya, semua diatur sesuai kebijakan Allah pada para hamba-Nya.

Selain itu, tambah Ustadz Ainul, terdapat dalam sebuah legitimasi hadist Qudsi (hadis yang diriwayatkan oleh Nabi SAW dari firman Allah SWT) yang sangat luar biasa efek dan manfaatnya, bagi para pemburu ridho Allah SWT.

Diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Muslim:

أَناَ عِندَ ظَنِّ عَبْدِي بِي

Ana ‘Inda Dzonni Abdi bi

Artinya: "Sesungguhnya Aku (Allah) sesuai dengan prasangka hambaKu"

"Inilah kekuatan khusnudzon (berbaik sangka) kepada Allah dan kepada siapapun, sugesti atau membangun sebuah dialog batin keyakinan tentang apa yang kita inginkan insya Allah sukses" katanya.

Cincin kawin

Untuk itu ini adalah bagian modal terpenting untuk sebuah tercapainya proses hajat atau keinginan terbesar kepada Allah. Terlebih dalam upaya bagaimana jodoh bisa mendekat pada diri kita, sekaligus bagaimana agar mendapatkan jodoh yang terbaik.

Ia menambahkan, jodoh atau pasangan setiap manusia sudah dituliskan di Luhul Mahfudz, dengan tinta emas Allah. Serta kabel batiniah telah disetting oleh yang Maha pemilik jasmani.

"Siapa dan kelak bagaimana Jodoh kita, tinggal bagaimana mengaliri Kabel hati kita agar diconect-kan Allah pada calon pasangan kita kelak," paparnya.

Bahkan, lanjutnya, sebenarnya meminta jodoh sesungguhnya hanya membutuhkan ketekunan hati untuk berdialog dengan Allah. Meminta pada pemilik belahan jiwa, agar dipertemukan dalam mahligai hubungan suci dan Halal.

"Kita ini sering dibingungkan dengan keraguan tentang keadilan Allah SWT yang sudah menyiapkan pasangan kita disebelah sana, di antara semak belukar misteri dunia yang sebenarnya sangat sederhana. Saya pernah ditanya terkait amalan-amalan bagaimana agar mendapatkan jodoh dengan muda dan dimudahkan Allah. Jodoh adalah belahan jiwa setiap pasangan manusia, sudah dibuatkan cetakan masing-masing, sekali lagi tinggal kita membrowsing melalui ikhtiar dan ketekunan doa, agar tidak salah casing, tidak salah memakai baju atau pakaian ( istilah Al-Qur'an tentang pasangan),"pungkasnya.

Banyak ijazah para alim, para Arif Billah terkait jodoh yang tentunya Nabi mengajarkan agar kita memilih jodoh sesuai ajaran Nabi Muhammad SAW;

عنْ أبِيْ هُرَيْرَةَ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – عَنِ النَّبِيِّ – صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلّمْ – قَالَ: تُنْكَحُ المَرْأةُ لِأَرْبَعٍ: لمِالِهَا، وَلِحَسَبِهَا،

وَلِجَمَالِهَا، وَلِدِيْنِهَا فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّيْنِ تَرِبَتْ يَدَاكْ

Dari Abu Hurairah – rhadiyallahu anhu – dari Nabi Muhammad SAW, beliau berkata:

"Seorang perempuan dinikahi karena empat perkara, karena hartanya, karena kedudukannya, karena kecantikannya, (atau) karena agamanya. Pilihlah yang beragama, maka kau akan beruntung,"

"Tapi kadang kita ini sering terlalu memilih bahkan idealis, high standard bahkan terlalu tinggi kriteria yang mengakibatkan kita terjerembab pada kekosongan rasa, kekeringan cinta yang paling parah adalah kesepian jiwa," ujarnya.

Dalam beberapa riwayat, banyak doa-doa yang bisa dilakukan diamalkan dengan niat tulus mencari ridho Allah, bukan mensekutukan Allah dengan ikhtiar tersebut. Contohnya adalah dengan membaca doa seperti dibawah ini:

Surah Al-Anbiya’ ayat 89

رَبِّ لَا تَذَرْنِيْ فَرْدًا وَ أَنْتَ خَيْرُ الْوَارِثِيْنَ

Rabbi laa tadzarnii fardan wa anta khairul waaritsiin.

"Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan aku hidup seorang diri (tanpa keturunan) dan Engkaulah ahli waris yang terbaik."

Surah Al-Furqan ayat 74

رَبَّنَا هَبْلَنَا مِنْ أَزْوَاجِنِا وَ ذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ

Rabbanaa hablanaa min azwaajinaa wa dzuriyyatinaa qurrota a’yun

"Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan dan keturunan dari kalangan kami sebagai penenang hati."

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini