Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Turtuk, Desa Islam yang Terpisah dari Negaranya

Abu Sahma Pane , Jurnalis-Kamis, 03 Oktober 2019 |08:11 WIB
Kisah Turtuk, Desa Islam yang Terpisah dari Negaranya
Desa Turtuk. Foto: Dave Stomboulis/BBC
A
A
A

Warna Musim Gugur

Desa Turutk ini sangat indah di musim gugur, ketika barisan pohon poplar berubah warna dan memberi kesan cerah yang kontras dari lanskap berbatu yang memenuhi pemandangan.

Meskipun desa-desa di seluruh Lembah Nubra juga memanfaatkan batu itu, ciptaan penduduk asli penduduk Balti atau Turtuk tampak lebih kokoh dan artistik. Bahkan di wilayah gempa dan tanah longsor, dinding batu Balti berdiri dengan bangga dan menantang.

Dunia yang Berkembang

Ini adalah tempat di mana penduduk tidak hanya belajar hidup harmonis dengan lingkungan mereka yang keras, tetapi mereka juga berkembang. Penduduk desa tetap setia pada akar budaya mereka meskipun 'kehilangan' bekas negara mereka. Kini mereka menatap ke masa depan ketika menerima tamu-tamu yang datang dari seluruh dunia.

(Abu Sahma Pane)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement